Nasib Bengkel Cat di Masa Pandemi, Omzet Turun 50%

M Luthfi Andika - detikOto
Kamis, 21 Jan 2021 09:18 WIB
Perawatan cat mobil
Bengkel cat Foto: dok. IG MekanikaMotor
Jakarta -

Meski vaksin telah didatangkan dan diedarkan ke berbagai wilayah di Indonesia, rupanya hal tersebut belum membuat pelaku usaha bengkel cat dan body repair langsung kembali pulih. Soalnya untuk masyarakat merawat kendaraan bukan pilihan utama.

Seperti yang disampaikan Jemmy Sanjaya dari Mekanika Motor bengkel Body Repair dan Oven Repair yang berada di jalan Kapten Tendean kepada detikOto.

"Kondisi pandemi sekarang, bagi bengkel bodi repair kita mengalami turun pendapatan hingga 50 persen, biasanya di bengkel ada 120-130 mobil masuk, namun puncaknya di Mei 2020 hanya ada 48 mobil. Sekarang hanya ada 70 mobil dari Desember belum balik sepenuhnya," ujar Jemmy.

Meski demikian, Jemmy mengatakan tidak akan menyerah dengan keadaan seperti sekarang, karena memang banyak yang bergantung hidup di dalamnya.

"Selama ini bengkel sudah sangat efisien sampai saat ini kami belum pemecatan besar-besaran, tapi yang lain-lainnya berjalan seperti biasa. Namun jam kerja saat ini kami kurangi meski masih beroperasional Senin-Sabtu, kalau biasanya bengkel buka mulai jam 08.30-17.00 WIB, sekarang kami beroperasi 09.00-16.00 WIB khusus hari Sabtu kami buka hingga 15.00 WIB," kata Jemmy.

Perawatan cat mobilPerawatan cat mobil Foto: dok. IG MekanikaMotor

Selain itu, lanjut Jemmy, bengkel Mekanika Motor bengkel Body Repair dan Oven Repair terus melakukan promo untuk bisa menarik konsumen.

"Promo kita juga ada, kita tetap berusaha untuk mendapatkan konsumen. Kami ada promo diskon cat 10 persen, selain itu get member dengan syarat dan ketentuan tertentu, selain itu promo melalui medsos semuanya," ucap Jemmy.

"Tapi kebanyakan sudah mulai kemajuan banyak konsumen baru dan lainnya pelanggan kita. Kami juga bekerjasama dengan 9 pihak asuransi diantaranya Sompo Insurance Indonesia, Tokio Marine, Stako Mandiri, Asuransi Perisai Listrik Nasional, Asuransi Tugu Pratama, Bumida, Asuransi Meritz Corindo, Asuransi ASEI, Asuransi Buana Independen dan itu juga kejadian klaim sangat berkurang. Karena memang banyak yang mengendarai mobil sendiri saat ada luka di mobil akan di diamkan saja, selain itu banyak WFH, selain itu dana yang saat ini dibutuhkan adalah kebutuhan pokok," tutup Jemmy.



Simak Video "Bengkel Bentor, Merakit dan memperbaiki Transportasi Tradisional Kotanopan Sumatera Utara"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)