VW Group Berencana Jual Ducati, Lamborghini, dan Bugatti Demi Pengembangan Mobil Listrik

M Luthfi Andika - detikOto
Sabtu, 24 Okt 2020 19:32 WIB
Bugatti Divo
VW dikabarkan akan melepas kepemilikan Bugatti, Ducati, dan Lamborghini (motor1)
Jakarta -

Volkswagen Group (VW Group) kembali dikabarkan bakal melego sejumlah produk terbaik mereka yakni Ducati, Lamborghini, dan Bugatti. Setelah beberapa kali berhembus, isu ini kini makin kencang terdengar.

Kabar VW Group akan melepas kepemilikan atas Ducati memang sudah lama terdengar, termasuk sejak kasus emisi gas buang yang mereka alami beberapa tahun lalu. Belakangan bukan cuma Ducati yang katanya akan dilego VW, soalnya Lamborghini dan Bugatti juga akan dijual ke pihak lain.

Rencana melego brand-brand terbaik VW Group dilakukan supaya VW bisa lebih fokus dalam memproduksi mobil listrik. Demikian diberitakan carscoops dan europeautonews.

Para pengamat otomotif Eropa mengatakan dalam rencana 5 tahunan VW Group, VW akan meninjau masa depan merek Ducati serta merek mobil sport super Lamborghini dan Bugatti. Itu dilakukan sebagai bagian dari pencarian dana segar untuk bisa beralih ke produksi massal mobil listrik dan menambah aset perusahaan mencapai 200 miliar euro.

Disebutkan juga, VW Group tidak menutup kemungkinan untuk bisa menjalin kemitraan teknologi untuk merek mobil sport dan superbike berperforma tinggi, restrukturisasi, atau opsi lain untuk bisa meraup pasar jauh lebih besar.

"Ada beberapa pergerakan di sini," kata salah satu sumber pengamat otomotif Eropa yang enggan disebut namanya. Namun dirinya memastikan hingga saat ini VW Group belum memutuskan langkah apa yang akan diambil.

Sebagai catatan, VW memang sudah berusaha untuk menjual Ducati sejak 2017 lalu. Waktu itu Bajaj Auto menyatakan minatnya untuk membeli merek tersebut dalam kerjasama dengan KTM, dengan dukungan pihak lainnya seperti Polaris dan grup ekuitas swasta Bain, PAI dan Investindustrial. Namun saat itu rencana penjualan mendapat perlawanan keras dari para pemimpin buruh dan akhirnya dibatalkan.

Meski rumor ini jadi isu yang cukup panas di Eropa, hingga kini VW Grup belum memberikan tanggapan apapun terkait hal ini.



Simak Video "Iklannya Berbau Rasis, Volkswagen Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)