Rem Tangan Manual Bakal Segera Punah

Rizki Pratama - detikOto
Rabu, 07 Okt 2020 17:58 WIB
Rem tangan dan transmisi
Rem tangan mobil akan segera punah. Foto: Mazda
Jakarta -

Rem tangan manual semakin jarang ditemui di mobil-mobil yang diproduksi dan dijual di pasaran. Di Inggris, perbandingannya kini 3 dari 4 mobil yang dijual adalah mobil yang menggunakan rem tangan bersistem elektronik.

Berdasarkan hasil studi CarGurus yang dilakukan di Inggris, sudah ada 3 merek yang tak lagi menyediakan tuas rem tangan pada mobil, yaitu Mercedes-Benz, Honda, dan Volvo. Dari 506 model yang dijual, hanya tersisa 121 model yang masih menawarkan tuas rem tangan atau hanya 24 persen saja.

Angka ini terus menurun sejak tahun 2018 lalu yang masih ada sekitar 37 persen. Tahun 2019 hanya ada 30 persen yang dijual dengan tuas rem tangan sebelum akhirnya tahun 2020 hanya tersisa 24 persen.

Dalam 12 bulan terakhir saja tercatat ada beberapa model yang baru saja mencabut model dengan rem tangan dari penjualan. Mereka ada BMW Seri 1, BMW Seri 3, Peugeot 208, dan Nissan Juke buatan Inggris. Hanya merek Dacia yang memiliki opsi rem tangan manual di setiap modelnya saat ini.

Opsi rem tangan manual pada mobil hanya untuk model-model sporty berperforma kelas atas atau mobil kecil dengan harga murah. Sebagai Contoh ada Mazda MX-5 convertible dan BMW M2 performance yang masih memakai tuas rem tangan.

Rem tangan elektronik memang menjadi favorit pasar karena sangat praktis digunakan. Cukup menekan tombol dengan sedikit tenaga saja maka ban mobil tidak akan berputar.

Keuntungan lain rem tangan elektronik biasanya dibarengi dengan fitur hill-hold assist. Fitur ini sangat berguna ketika melewati tanjakan atau turunan supaya mengemudi lebih nyaman.

Sementara itu rem tangan manual yang menggunakan tuas memerlukan sedikit tenaga untuk menariknya. Selain itu bagi sebagian orang ada kesenangan sendiri dalam memadukan fungsi rem tangan dengan atraksi manuver mobil seperti drift.

Kalau detikers lebih suka pakai rem tangan manual atau rem tangan elektronik?



Simak Video "Perjalanan Istimewa ke Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)