Airbag Takata Makan Korban Lagi

Rizki Pratama - detikOto
Minggu, 04 Okt 2020 14:44 WIB
Masalah airbag (kantung udara) Takata masih belum selesai. Setelah Badan Keselamatan Lalu Lintas Amerika Serikat (NHTSA) menarik jutaan kendaraan yang dilengkapi airbag Takata, kini pihak legislator Amerika Serikat (AS) meminta untuk menarik semua kendaraan berkantung udara Takata.
Perusahaan pembuat airbag Takata. Foto: Leftlanenews
Jakarta -

Honda Motor Co. Ltd. mengatakan pada hari Sabtu (3/10/2020) bahwa mereka telah mengkonfirmasi kematian ke-17 di AS akibat inflator airbag Takata yang rusak. Pabrikan Jepang itu telah melakukan inspeksi dengan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat.

Dikonfirmasikan, pada tanggal 20 Agustus 2020 airbag Takata telah menghilangkan nyawa pengemudi Honda Civic keluaran tahun 2002. Pengemudi yang tewas bukanlah pemilik terdaftar dari Honda Civic tersebut. Honda juga tidak dapat memastikan apakah pengemudi itu mengetahui bahwa airbag mobil itu belum diperbaiki.

Honda mengatakan Civic 2002 telah ditarik kembali sejak Desember 2011 untuk penggantian inflator airbag depan pengemudi. Sementara itu pada tahun 2014 dilakukan recall untuk airbag di depan penumpang.

Honda juga sudah mengirim lebih dari 15 surat pemberitahuan penarikan melalui pos selama delapan tahun kepada pemilik terdaftar kendaraan tersebut sebelum kecelakaan ini terjadi. Selain surat, Honda juga melakukan berbagai upaya untuk menghubungi pemilik kendaraan.

Airbag Takata yang cacat menyebabkan terjadinya pecahan logam ketika aktif. Korban ini menjadi yang ke-17 di AS sejak pertama kali ditemukan pada tahun 2009. Airbag Takata menyebabkan kematian di 15 mobil Honda dan 2 di mobil Ford.

Total secara global airbag Takata telah merenggut 26 nyawa. Selain itu ada 290 orang yang mengalami cedera luka.

Penarikan kembali airbag Takata mencakup sekitar 100 juta unit di 19 merek mobil besar di seluruh dunia. Dari 100 juta unit tersebut 63 juta inflator airbag Takata ada di AS.

Pada bulan Agustus, Honda setuju untuk membayar USD 85 juta untuk menyelesaikan penyelidikan sebagian besar negara bagian AS atas penggunaan inflator Takata yang rusak.



Simak Video "Keren Banget! Honda CB1000R 2021 Diluncurkan"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lua)