Kamis, 24 Sep 2020 18:19 WIB

Tidur di Mobil Tanpa Matikan Mesin, 3 Mahasiswi Tewas Keracunan Karbon Monoksida

Doni Wahyudi - detikOto
Thick smoke pours from the exhaust pile on a car. Shallow depth of field, focus on the end of the tail pipe. Closeup view. Kebocoran karbon monoksida ke kabin mobil bisa menyebabkan kematian (Getty Images/iStockphoto/madsci)
Jakarta -

Tiga mahasiswi Malaysia meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis. Mereka keracunan karbon monoksida saat tidur dalam mobil tanpa mematikan mesin.

Dikutip dari Malaymail, tiga korban yang meninggal dunia adalah Sharifah Fariesha Syed Fathi, Ayuni Shazwanie Shabri, dan Nor Adilah Mohd Safwan. Sementara korban kritis bernama Aqilah. Mereka adalah mahasiswi di sebuah sekolah medis Swasta yang terletak di Batu Caves.

Peristiwa mengenaskan yang cukup jadi berita besar di Malaysia ini terjadi di Sama Gagah, Butterworth, pekan lalu. Keempat korban dikabarkan tengah beristirahat di sebuah kantong parkir, yang terletak di stasiun pengisian bahan bakar umum.

Mereka berempat adalah sahabat dekat, dengan dua di antaranya saudara kembar, yang baru saja pulang liburan dari Pulau Jerejak. Dalam perjalanan ke rumahnya yang berlokasi di Sungai Petani dan Gurun, Kedah, Nor Aqilah yang membawa mobil mengaku merasa kurang sehat dan memutuskan untuk beristirahat.

Honda Odyssey yang mereka kendarai pun dibawa masuk ke lokasi parkir. Mereka tertidur sambil menyalakan AC dan mesin mobil, tanpa menyadari maut datang.

Hasil autopsi yang disampaikan pihak kepolisian setempat menunjukkan mereka terlalu banyak menghirup karbon monoksida. Diyakini terjadi kebocoran yang menyebabkan gas tersebut masuk ke dalam kabin mobil dan terhirup dalam jumlah banyak ketika mereka semua terlelap.

"Hasil rekaman CCTV memperlihatkan mobil Honda Odyssey yang dikemudikan si kembar berhenti dan lantas parkir di pom bensin pukul 20.30 malam," kata Kepala Polisian setempat, Shafee Abd Samad.

"Saat itu para korban ditransfer dari Rumah Sakit Seberang Jaya, Penang, ke Rumah Sakit Tuanku Mizan, pada hari kejadian. MAF (Malaysian Armed Forces) berharap seluruh warga Malaysia mendoakan yang terbaik untuk para korban dan juga keluarganya diberi kekuatan dalam menghadapi situasi menyulitkan ini," demikian pernyataan resmi Malaysian Armed Forces.

Karbon monoksida merupakan salah satu gas buangan hasil pembakaran mobil. Gas ini sering jadi penyebab kematian dalam kasus kebocoran pada mobil lantaran karbon monoksida (CO) tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Kebocoran pada saluran pembuangan bisa menyebabkan CO masuk ke dalam kabin dan ini sering sekali tidak disadari oleh pengendara ataupun penumpang.



Simak Video "Long Weekend Irit ke Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(din/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com