Rabu, 23 Sep 2020 07:53 WIB

Harley-Davidson Lolos dari Tanggung Jawab Kasus Emisi

Rizki Pratama - detikOto
Harley-Davidson Motorcross Kasus emisi Harley-Davidson. Foto: Pool (Autoevolution)
Jakarta -

Harley-Davidson telah mencapai kesepakatan baru dalam menyelesaikan perselisihan panjang atas klaim produknya mengeluarkan lebih banyak polusi daripada yang diinformasikan. Pabrikan moge asal Amerika Serikat itu bisa lolos dari sebagian kewajiban pembayaran denda atas kasus emisinya tersebut.

Sebagai pengingat, pada tahun 2016 Harley-Davidson setuju untuk membayar denda perdata USD 12 juta setelah diketahui menjual barang aftermarket ilegal yang menyebabkan motor mengeluarkan polusi berlebih. Selain itu, Harley-Davidson setuju untuk menyisihkan USD 3 juta lagi untuk retrofit atau mengganti perangkat tersebut dan mengimbangi emisi berlebih.

Namun, pada tahun 2017 Departemen Kehakiman di AS mengutip kebijakan baru oleh Jaksa Agung AS Jeff Sessions. Kebijakan baru itu dapat membuat Harley-Davidson tak perlu membayar denda USD 3 juta lain dan pengadilan AS pun mempertimbangkannya.

Setelah empat tahun bernegosiasi, Reuters melaporkan seorang hakim AS mengumumkan bahwa mereka menerima pembelaan Harley-Davidson. Tentu ada kelompok yang keberatan dengan hasil ini seperti lembaga perllindungan lingkungan dan 10 negara bagian, termasuk New York, Illinois, Maryland, Vermont, Washington dan Massachusetts.

"Mengenai masalah mitigasi memang merupakan resolusi terbaik dari dugaan pelanggaran Harley-Davidson, tapi pengadilan tidak dapat mengatakan bahwa keputusan yang diajukan ke Pengadilan tidak berada dalam jangkauan kepentingan publik," tulis Hakim Emmet Sullivan saat menyetujui keputusan persetujuan itu.

Harley-Davidson tidak mau membayar ganti rugi dalam kasus asli dan berpendapat bahwa barang yang ia jual itu dirancang dan dijual untuk digunakan dalam balapan dan bukan pada sepeda motor jalanan. Terlepas dari itu Harley-Davidson sebenarnya merupakan pabrikan motor yang motor standarnya saja sudah menyumbang polusi besar dari mesin bongsornya.

Entah ada hubungannya atau tidak, Harley-Davidson berupaya memperbaiki kesan ini dengan memiliki jajaran produk berupa motor listrik. Harley-Davidson kini memiliki Livewire yang masuk sebagai motor listrik berkapasitas besar.



Simak Video "Aksi Penangkapan Pencuri Harley-Davidson Modus Test Drive di Tangsel"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com