Senin, 21 Sep 2020 18:37 WIB

PSBB Ketat, Jalanan Jakarta Lebih Lancar

Tim detikcom - detikOto
PSBB ketat di DKI Jakarta mulai diberlakukan hari ini hingga dua pekan ke depan. Arus lalu lintas di kawasan Jalan Sudirman pun lancar. Suasana jalanan Jakarta saat PSBB ketat. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat sejak pekan lalu. Hasil evaluasinya, lalu lintas di Jakarta relatif lebih lancar.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo. Menurutnya, terjadi penurunan volume lalu lintas selama PSBB.

"Berdasarkan hasil pemantauan, situasi lalu lintas di Jakarta relatif lancar selama pelaksanaan PSBB, terjadi penurunan volume lalu lintas antara 5,23%-19,28% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB Masa Transisi," kata Syafrin dalam keterangannya.

Pengguna transportasi umum juga mengalami penurunan. Sebab, selama PSBB memang angkutan umum hanya boleh mengangkut penumpang maksimal 50% dari kapasitas angkut.

"Terjadi penurunan rata-rata jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan sebesar 22,83% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB masa transisi," kata Syafrin.

Angkutan antarprovinsi seperti bus antarkota antarprovinsi (AKAP) juga mengalami hal serupa. "Sedangkan angkutan AKAP mengalami penurunan sebesar 43,85% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB masa transisi," ucap Syafrin.

Di sisi lain, Syafrin juga mengatakan banyak pelanggaran yang dilakukan driver ojek online (ojol) selama operasi yang dilakukan di lima kota di seluruh Jakarta. Sejak 14 September, tercatat sebanyak 1.034 ojek melanggar.

Berikut data pengawasan ojek yang berkerumun dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta:

- 14 September 2020 : 177 Pelanggaran (125 Titik Lokasi di 42 Kecamatan).
- 15 September 2020 : 300 Pelanggaran (191 Titik Lokasi di 42 Kecamatan).
- 16 September 2020 : 258 Pelanggaran ( 145 Titik Lokasi di 42 Kecamatan).
- 18 September 2020 : 161 Pelanggaran ( 120 Titik Lokasi di 42 Kecamatan).
- 19 September 2020 : 138 Pelanggaran ( 85 Titik Lokasi di 42 Kecamatan).

Sebelumnya, Syafrin menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 156 Tahun 2020 tentang petunjuk teknis pelaksanaan PSBB bidang transportasi. Salah satunya mengatur soal ojek online dan ojek pangkalan agar tidak berkerumun lebih dari lima orang. Sepeda motor yang diparkirkan ketika menunggu penumpang juga diminta berjarak minimal dua meter.



Simak Video "Ada 258 Kasus Baru di Jakarta Jelang Berakhirnya PSBB Transisi"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com