Kamis, 10 Sep 2020 09:34 WIB

Sejauh Apa Kolaborasi Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki Soal Motor Listrik?

Rizki Pratama - detikOto
Honda Super Cub Listrik Motor listrik Honda. Foto: Istimewa
Jakarta -

Tahun lalu raksasa industri otomotif roda dua asal Jepang, Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki membangun konsorsium guna membuat teknologi baterai motor listrik universal. Hal ini nantinya akan menghasilkan kesepakatan jenis baterai dan alat pengisi daya sehingga semua merek motor bisa gunakan bersama-sama.

Setelah pengumuman kerja sama ini diresmikan, berbulan-bulan hingga sekarang tak ada kabar sampai akhirnya kini menyampaikan sebuah penelitian. Keempat merek itu meluncurkan e-Yan Osaka Trial yang memberikan kesempatan pada mahasiswa dan staff di Osaka University mengendarai motor listrik yang menggunakan sistem swap baterai di kampus.

"Sebagai hasil dari studi kolaborasi berulang kali di antara empat perusahaan sepeda motor domestik, kami dapat berkolaborasi dengan e-Yan OSAKA untuk memverifikasi spesifikasi umum baterai yang dapat diganti," jelas Managing Officer Honda Motor Co Ltd, Noriaki Abe.

Abe melihat masih ada hal yang perlu dicari jalan keluar dan solusinya agar rencana keempat pabrikan motor Jepang ini dapat menyediakan produk yang tepat untuk konsumen.

"Kami menyadari bahwa masih ada masalah yang harus diselesaikan dalam penyebaran sepeda motor listrik, dan kami akan terus berupaya meningkatkan lingkungan penggunaan pelanggan kami di area tempat masing-masing perusahaan dapat bekerja sama," tambahnya.

Sistem baterai yang dapat ditukar kemungkinan besar lebih tepat untuk sepeda motor dan skuter berkapasitas rendah. Meski begitu, kolaborasi ini tidak sekadar mengembangkan baterai bersama, mereka juga akan berkolaborasi untuk mempercepat pengembangan teknologi listrik sambil menghemat biaya.

"Konsorsium ini terus mempelajari hal yang berpengaruh pada kenyamanan konsumen. Dan untuk langkah awal, kami menyelidikinya dengan empat motor lokal Jepang. Dengan adanya gagasan ini, penggunaan motor listrik diharapkan meningkat," ujar Abe.

Tidak dapat dijanjikan proyek perdana yang diluncurkan ke publik ini akan menjadi langkah awal untuk diaplikasikan ke jajaran produk merek Jepang itu. Jika sampai ke sana ini akan menciptakan sebuah budaya baru dalam mengendarai sepeda motor.



Simak Video "Resmi! 43 Kendaraan Listrik di Sulsel Beroperasi dengan Pelat"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com