Jumat, 31 Jul 2020 18:14 WIB

Rusia Wajibkan Mobil Dilengkapi Alat Ini Bagi Pengemudi yang Suka Mabuk

Rizki Pratama - detikOto
Cegah Mengemudi sambil Mabuk, Honda Kembangkan Detektor Alkohol Portable Alat pendeteksi konsumsi alkohol. Foto: Honda
Jakarta -

Rusia sedang mempertimbangkan kewajiban mobil memasang alat pengukur kadar konsumsi alkohol. Pemerintah setempat sedang mendorong produsen untuk memasangnya di semua mobil yang keluar dari jalur produksi.

Kementerian Perindustrian Rusia berharap dapat menyusun aturannya pada akhir tahun 2020. Surat kabar Kommersant melaporkan, untuk memacu penggunaannya harus terbukti layak mengemudi setelah dites sebelum mesin mobil dapat dinyalakan. Artinya kunci kontak tak dapat digunakan untuk menyalakan mesin sebelum pengemudi terbukti tidak mengkonsumsi alkohol atau mengkonsumsi dalam batas wajar.

Langkah ini merupakan serangkaian usaha Rusia meningkatkan keselamatan jalan. Meskipun statistik resmi menunjukkan situasi membaik, sekitar 17.000 orang Rusia tewas dalam kecelakaan lalu lintas di negara itu tahun lalu. Catatan itu jauh lebih tinggi daripada sebagian besar negara lain.

Dorongan ini tentu tak mudah direalisasikan karena aplikasinya akan menimbulkan tambahan biaya bagi pembuat mobil dan nilai jualnya. Usulan ini kemungkinan akan ditolak oleh para produsen apalagi di saat permintaan mobil di tengah pandemi virus Corona ini merosot tajam.

Aturan ini sempat diusulkan oleh Pemerintah Rusia periode sebelumnya, namun berujung ditolak.

Rusia merupakan negara dengan tingkat konsumsi alkohol yang tinggi. Menurut sebuah studi WHO pada rentang tahun 2003 ke tahun 2016 konsumsi alkohol di negara tersebut turun sebesar 43%.

Meski ada penurunan, Rusia tetap menjadi negara pengkonsumsi alkohol terbesar. Penelitian tersebut didasarkan pada penurunan konsumsi dengan pajak cukai alkohol yang lebih tinggi.

Alat penguji kadar konsumsi alkohol ini sebenarnya tergolong murah harganya jika ditelusuri di e-commerce. Namun, apabila diintegrasikan dengan fungsi mobil tentu akan memakan biaya lebih karena ada penyesuaian rancangan produksi dan banyak lainnya.



Simak Video "Nahas, Remaja di Mamuju Tewas Tergilas Truk Saat Bersepeda"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com