Minggu, 12 Jul 2020 16:08 WIB

Segera Isi Tangki Bahan Bakar Mobil Jika Lampu Indikator Nyala

M Luthfi Andika - detikOto
Mobil berkode CD mogok di jalur Busway di jalan warung jati Raya persis di depan RS JMC Jakarta Selatan akibatnya jalr bus way arah kuningan macet, Kamis (18/9/2016) Ilustrasi mobil mogok. Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

Ingat ya detikers, memang benar jika indikator bensin menyala artinya masih ada bensin yang tersisa di tangki meski sedikit. Namun jika hal itu terjadi pastikan segera pergi ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terdekat untuk isi bensin.

Karena jika salah memperkirakan sisa jarak yang akan ditempuh kendaraaan detikers dijamin bakal mogok akibat kehabisan bensin. Seperti yang disampaikan Service Manager Auto2000 Cilandak, Suparna, kepada detikOto, Sabtu (11/7/2020).

"Indikator BBM ini sebetulnya untuk kendaraan terkini sudah dibuat sangat mudah dilihat oleh pengendara. Jadi sebelum bahan bakar habis biasanya ada sekitar 5 literan maka lampu indikator BBM akan menyala," ujar Suparna.

"Berarti jarak tempuh rata-rata kendaraan sekitar 50 km. Jadi sebelum jarak itu mesti harus cari SPBU dengan spek bahan bakar sesuai spesifikasi mesin. Tentu saja lebih cepat ke SPBU akan lebih baik," Suparna menambahkan.

Suparna juga mengingatkan saat kendaraan mogok karena kehabisan bensin, bisa menjadi penyebab kerusakan lainnya.

"Sebab bilamana sampai habis-bis, selain mobil akan mogok juga akan menyebabkan kerak di strainer dan saluran BBM akan terbawa dan bisa membuat aliran BBM jadi kurang lancar saat bbm sudah diisi kembali," katanya.

Nah jika demikian detikOto ingatkan nih, agar kita sebagai pengendara harus benar-benar memperhatikan seberapa banyak cadangan bahan bakr kendaraan kita jangan sampai mogok di jalanan ya.



Simak Video "Detik-detik Motor Terbakar Saat Isi Bensin di SPBU Polman"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com