Jumat, 03 Jul 2020 15:44 WIB

Indonesia Lagi Gandrung Sepeda, Intip Beijing Terapkan Bike Sharing

Ridwan Arifin - detikOto
GOWES Bike Sharing Layanan Bike Sharing di Monumen Nasional Jakarta Foto: (Johanes/detikTravel)
Jakarta -

Beberapa negara maju sudah mengenalkan jasa berbagi sepeda. Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno penggunaan jasa berbagi sepeda bisa diperluas seiring dengan meningkatnya minat masyarakat saat ini.

Terbaru, pemanfaatan teknologi informasi sudah dapat dilakukan untuk bike sharing.

"Menggunakan kartu cerdas (smart card) dengan RFID yang bisa menyimpan identitas pengguna. Meminimalkan kehilangan sepeda, karena identitas sudah tersimpan. Struktur biaya yang mendorong perjalanan pendek," ujar Djoko melalui keterangan resmi, Jumat (3/7/2020).

Dengan bike-sharing orang-orang bisa menemukan sepeda, pergi ke tujuan mereka masing masing, dan bisa meninggalkannya untuk pengguna berikutnya.

Beijing menjadi salah satu kota dengan 11 operator bike-sharing. Djoko menyebut hal ini dikarenakan pemerintah juga membuat infrastruktur yang mendukung.

"Terpenuhinya fasilitas yang diperlukan, yaitu jalanan di Kota Beijing terdapat trotoar yang cukup luas dan juga terdapat jalur khusus untuk pengguna sepeda baik itu sepeda konvensional," ucap Djoko.

Kegiatan Car Free Day (CFD) di Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (28/06/2020), ditiadakan. Tetapi jalur sepeda sementara (pop up bike lane) tetap dibuka.Kegiatan Car Free Day (CFD) di Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (28/06/2020), ditiadakan. Tetapi jalur sepeda sementara (pop up bike lane) tetap dibuka. Foto: Rengga Sancaya

Selama dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Beijing serius mengembalikan kejayaan sepeda, sehingga banyak pengusaha startup seperti OFO dan Mobike yang memanfaatkan kesempatan untuk dapat menyediakan fasilitas persewaan sepeda menggunakan sistem bike sharing.

Terdapat beberapa stasiun pemberhentian sepeda dari berbagai penyedia jasa di berbagai sudut Kota Beijing. Pembayaran sewa sepeda dapat dilakukan hanya dengan top up melalui aplikasi penyedia jasa biaya yang dikeluarkan 1 Yuan (Rp 2.000) per jam.

Tak hanya itu, jalur bike sharing di Kota Beijing terpisah-pisah sebanyak 11 penggalan ruas jalan dengan total sepanjang 53,5 km. Ada jalur khusus untuk sepeda sepanjang 6,5 km. Jalur ini khusus untuk pesepeda konvensional, bahkan pengguna sepeda listrik dilarang memasuki jalur tersebut. Hal ini dilakukan untuk memangkas waktu tempuh para pesepeda.

Di Indonesia sudah hadir start up berbagi sepeda GOWES. Tetapi hal ini tidak dibarengi dengan pertumbuhan jalur sepeda yang signifikan.

Bahkan menurut Intitute for Transportation and Development Policy (ITDP) tren peningkatan sepeda meningkat 1000 persen di Jakarta.

Djoko mengatakan untuk membangun jalur lebih cocok menggunakan kewenangan pemerintah daerah.

Kegiatan Car Free Day (CFD) di Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (28/06/2020), ditiadakan. Tetapi jalur sepeda sementara (pop up bike lane) tetap dibuka.Kegiatan Car Free Day (CFD) di Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (28/06/2020), ditiadakan. Tetapi jalur sepeda sementara (pop up bike lane) tetap dibuka. Foto: Rengga Sancaya

"Pembangunan infrastruktur jalur sepeda akan banyak dilakukan oleh pemda. Pasalnya, jalan dengan kewenangan pemda (kota/kabupaten/provinsi) lebih cocok untuk mewujudkan jalur sepeda berkeselamatan." ungkap Djoko.

Tetapi menurutnya, hal lain yang perlu diperhatikan ialah kepekaan pemerintah untuk memberikan keamanan bagi pesepeda.

Di negara lain seperti Kota Brussel (Belgia) menetapkan seluruh pusat kota diprioritaskan bagi pesepeda dan pejalan kaki. Walikota London (Inggris) Sadiq Khan memperluas trotoar dan menambah jalur sepeda untuk mengantisipasi pembatasan jumlah penumpang bus (berkurang 15 persen) dan kereta (berkurang 15 persen)

"Selanjutnya menanti kepala daerah yang peduli untuk membangun infrastruktur sepeda di daerah, sehingga sepeda menjadi salah satu alat transportasi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah memulai membangun jalur sepeda sepanjang 65 km di tahun 2019," kata dia.



Simak Video "Gowes Marak Saat Pandemi, Buku Panduan Bersepeda Diluncurkan"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com