Jumat, 03 Jul 2020 15:15 WIB

Jepang Minta Pria yang Bantu Ghosn Kabur Diekstradisi

Rizki Pratama - detikOto
Carlos Ghosn ditangkap aparat Jepang karena melakukan kecurangan finansial. Ini dia sosok pengusaha bertangan dingin yang dijuluki Le Cost Killer di Prancis. Carlos Ghosn. Foto: Reuters/Regis Duvignau/File Photo
Jakarta -

Jepang secara resmi telah meminta Amerika Serikat untuk mengekstradisi mantan patriot dan putranya yang dituduh membantu mantan bos Nissan Motor, Carlos Ghosn melarikan diri. Ghosn melakukan ini sebelum memasuki proses persidangan atas tuduhannya.

Jepang mengajukan permintaan kepada Departemen Luar Negeri A.S. untuk mengekstradisi Michael Taylor dan putranya, Peter Taylor. Departemen Kehakiman AS mengatakan dalam pengadilan keduanya telah ditahan sementara di Massachusetts sejak bulan Mei.

Pengacara untuk keluarga Taylors tidak memberikan tanggapan terhadap permintaan dari Jepang tersebut. Pengacara mereka berpendapat bahwa mereka belum mendapatkan tuntutan dari Jepang atas pelanggaran yang memungkinkan ekstradisi di bawah perjanjian AS-Jepang.

Kedutaan Besar Jepang di Washington dan Departemen Kehakiman AS tidak menanggapi permintaan komentar juga tak memberikan pendapat terkait hal ini.

Keluarga Taylors ditangkap di Harvard, Massachusetts pada 20 Mei atas permintaan Jepang. Penangkapan dilakukan setelah pihak berwenang di Jepang menganggap mereka yang membantu Ghosn melarikan diri pada 29 Desember 2019 dalam sebuah kotak.

Kedua pria itu ditahan tanpa jaminan sejak penangkapan mereka. Jaksa berpendapat bahwa baik Taylor, termasuk Michael, seorang veteran Pasukan Khusus Angkatan Darat AS dan spesialis keamanan swasta harus dibebaskan dari penjara.

Ghosn melarikan diri ke Libanon, rumah masa kecilnya, setelah didakwa melakukan kesalahan keuangan, termasuk dengan manipulasi laporan pendapatannya ke Nissan. Ghosn menampik semua tuduhan yang dilayangkan padanya.

Ghosn memilih tempat kelahirannya sebagai tujuan pelariannya karena negara tersebut tidak memiliki perjanjian ekstradisi. Selama Ghosn berada di sana, Jepang tak dapat berbuat apa-apa kepada mantan bosnya itu.



Simak Video "Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Diburu Interpol"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com