Rabu, 01 Jul 2020 08:44 WIB

Jumlah Pengguna Kendaraan Pribadi di Jakarta Hampir Normal Lagi

Tim detikcom - detikOto
Kemacetan terlihat di ruas jalan ibu kota. Meningkatnya volume kendaraan itu karena sejumlah pegawai telah kembali bekerja di kantor di masa PSBB transisi. Kemacetan Jakarta saat PSBB transisi. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Saat ini aktivitas warga DKI Jakarta berangsur mulai aktif lagi. Pergerakan kendaraan pribadi pun dikatakan hampir sama dengan kondisi normal sebelum pandemi virus Corona (COVID-19).

Disebutkan Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Susilo Dewanto, jumlah pengguna kendaraan pribadi saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hampir sama dengan kondisi normal.

"Saat ini jumlah pengguna kendaraan pribadi di ibu kota sudah mendekati periode sebelum adanya pandemi, yaitu 96 persen," kata Susilo dalam diskusi daring yang diselenggarakan oleh Institut Studi Transportasi (INSTRAN), seperti dikutip Antara.

Menurutnya, pengguna sepeda motor mendominasi jalanan Ibu Kota. Sebesar 72,8 persen di antaranya adalah pengguna sepeda motor. Sementara kendaraan roda empat sebesar 26,5% dan kendaraan berat seperti bus atau truk 0,7%.

Susilo mengatakan, masyarakat masih khawatir tertular virus saat menggunakan angkutan umum. Karenanya, masih banyak warga yang memanfaatkan kendaraan pribadi. Apalagi, transportasi massal juga masih dibatasi.

Meski begitu, Dishub DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk kembali menggunakan kendaraan umum. Sebab, saat ini protokol kesehatan yang ketat telah diterapkan.

"Peningkatan penggunaan sepeda juga kita harapkan menjadi alternatif untuk mengajak masyarakat melakukan mobilisasi. Itu juga dapat meringankan beban transportasi publik selama pembatasan kapasitas masih dilakukan," ujar Susilo.



Simak Video "Tol Cawang Arah Grogol Dipadati Kendaraan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com