Minggu, 28 Jun 2020 12:30 WIB

Usaha Bengkel Umum: Risikonya Kecil, Barang Bekas pun Jadi Duit

Rizki Pratama - detikOto
Bisnis bengkel umum Bisnis bengkel umum. Foto: Rizki Pratama
Jakarta -

Banyak peluang bisnis di dunia otomotif yang dapat dijalankan secara perorangan tanpa modal ratusan juta rupiah sekalipun. Salah satu bisnis di er New Normal ini adalah membuka usaha perawatan servis bengkel umum motor.

Sebuah bengkel kecil yang terletak di dalam gang sempit pun dapat bertahan hidup lebih lama dibanding bengkel yang lebih besar. Iwan Setiyono, pemilik sekaligus montir bengkel Galih Jaya Motor di Mampang, Jakarta Selatan pun mengatakan bahwa sejak tahun 2014 menjalankan usaha ini tak pernah mengalami kendala berarti.

"6 tahun sudah berjalan nggak ada kendala putus di jalan, alhamdulillah masih lancar aja," ujarnya.

Iwan bahkan mengaku bahwa bisnis menjalan bengkel umum memiliki risiko yang kecil.

"Risiko bengkel itu risikonya kecil, dagangan kita nggak busuk gitu seperti bisnis makanan. Terus hampir semua barang di bengkel itu bisa jadi duit, yang nggak jadi duit paling cuma kertas dan kain bekas lap," jelas Iwan.

Beberapa barang di bengkel yang dapat diputar kembali menjadi pundi-pundi uang adalah onderdil bekas. Bahkan oli bekas pun juga bisa dijual kembali ke pengepul.

"Dari besi rantai tinggal nimbang itu jadi duit lagi. Biasanya saya timbang kalau ada keperluan ke pengepul. Oli aja juga bisa, lumayan jadi duit," papar Iwan.

Satu-satunya kekurangan yang ingin ia tingkatkan di bisnisnya sekarang adalah tempat. Bengkel Iwan masih kecil dengan ukuran sekitar 3x3 meter saja. Namun, ia masih dapat bertahan karena berhasil mendapatkan kepercayaan pelanggan meski tampak kecil dan tidak berada di tempat yang ramai dilewati orang.

"Kesulitan saya sebenarnya lahan, saya pengin punya lahan sendiri. Kadang nggak muat kalau lagi rame motor nginep. Toko saya kan di dalam sini, kalah sama yang di depan, saya utamakan pelayanan. Jangan sampai orang komplain saya usahakan mereka puas," tutupnya.



Simak Video "Kembali Bekerja dan Tetap Sehat di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com