Sabtu, 30 Mei 2020 17:04 WIB

Bengkel Nissan Jamin Sparepart Aman Meski Pabrik Tutup

Rizki Pratama - detikOto
Diler Nissan di Puri Jaringan dealer Nissan. Foto: Ridwan Arifin/detikOto
Jakarta -

Nissan telah mengumumkan untuk menutup fasilitas produksinya di Indonesia. Penutupan ini ditenggarai kerugian besar di tahun 2020 ditambah berbagai masalah yang menggerogoti merek asal Jepang tersebut.

Nissan Motor Indonesia memang memastikan layanan penjualan dan perawatan tetap beroperasi kendati tanpa pabrik. Namun, tak dapat dipungkiri para pelanggan khawatir akan penurunan kualitas layanan nantinya.

Salah satu jaringan resmi Nissan, tepatnya di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan menegaskan bahwa kondisi ini tidak mempengaruhi layanan bengkelnya.

"Pabrik yang tutup sama sekali tidak berpengaruh terhadap pelayanan service, pelayanan masih berjalan tanpa kendala," ujar Kepala Bengkel Nissan Warung Buncit, Tri Suprihatin kepada detikcom, Sabtu (30/5/2020).

Tri menambahkan, pelayanan bengkel berupa penyediaan suku cadang juga tidak akan terhambat. "Pengadaan sparepart juga tidak ada kendala, tetap tersedia. Konsumen tidak perlu khawatir," timpalnya.

Sebelumnya beberapa konsumen yang dihubungi detikcom mengaku cemas mendengar kabar tutupnya pabrik Nissan. Dina yang menggunakan Nissan Livina versi sebelum bekerjasama dengan Mitsubishi pun cukup was-was apabila suku cadang mobilnya menjadi langka.

"Khawatir, takut sparepartnya tambah mahal. Soalnya yang sekarang aja udah lumayan lama, apalagi Livinanya kan yang lama bukan yang baru," terang Dina saat ditanyai detikcom, Sabtu (30/5/2020).

Berbeda dengan pemilik Nissan Livina yang baru, Muhammad Bajamal tak terlalu cemas dengan penutupan pabrik Nissan. Ditambah lagi menurutnya Nissan Livina masih bisa menggunakan platform Mitsubishi Xpander jika memang situasi mendesak.

"Nissan adalah pemain lama ada banyak jaringan di sini jadi aman. di sisi lain mobil gue Nissan Livina itu kerjasama dengan Mitsubishi jadi saya rasa sparepartnya aman bisa mix and match gitu," tukas Muhammad.



Simak Video "Rugi US$ 6,2 Miliar, Nissan Tutup Pabriknya di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com