Sabtu, 23 Mei 2020 17:45 WIB

Cal Crutchlow: Gaya Berkendara Marquez Berbahaya Kalau Ditiru

Rizki Pratama - detikOto
MOTEGI, JAPAN - OCTOBER 21:  Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team celebrates the MotoGP victory and becoming the 2018 MotoGP champion at the end of the MotoGP race on the podium with Cal Crutchlow of Great Britain and LCR Honda  (L) during the MotoGP of Japan - Race at Twin Ring Motegi on October 21, 2018 in Motegi, Japan.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Crutchlow komentari gaya balap Marquez, yang katanya sangat berbahaya (Mirco Lazzari gp / Getty Images)
Jakarta -

Marc Marquez menguasai ajang MotoGP sejak melakukan debut di 2013. Salah satu hal unik dari pebalap asal Spanyol ini adalah gaya berkendaranya saat memacu adrenalin di lintasan.

Cal Crutchlow dari tim Honda Racing Corporation (HRC) menganalisa gaya berkendara Marquez dan menurutnya tidak ada pebalap lain yang dapat menirunya. Sebagai pembalap HRC, Crutchlow memiliki hak istimewa untuk dapat mengakses telemetri Marquez. Data itu menunjukkan bagaimana Marquez bisa lebih cepat memacu motor balap Honda RC213V dibanding pebalap lainnya.

Meski motor tersebut memang sudah mengantar memenangi enam juara dunia MotoGP, tetap saja itu adalah motor yang tidak mudah dikendalikan. Crutchlow mengatakan Marquez memiliki bakat luar biasa ketika sebagian besar pebalap lain mengalami kecelakaan apabila menggunakan metode yang sama.

"Marc adalah bakat luar biasa, seorang pria yang hebat untuk bekerjasama di satu manufaktur yang sama. Sulit untuk memahami bagaimana dia melakukannya karena dia menang ketika motor itu tidak mampu menang. Apa kamu tau maksud saya? Cara dia mengendalikan momen, momen yang dimilikinya, cara dia bermanuver, penggunaan rem belakang dan depan adalah sesuatu yang sangat, sangat luar biasa," katanya kepada BT Sport.

Hal yang paling disoroti dalam balapan adalah bagaimana mengendalikan kecepatan. Oleh karena itu Crutchlow dengan bagaimana Marquez menggunakan rem pada motor itu.

"Jadi itu tentang kontrol rem atau cara dia mengendarai dan cara dia menggunakan rem belakang, hal-hal seperti itu. Kami hanya melihat, pada data, garis deacceleration. Ketika garis deacceleration memiliki bit bergerigi di dalamnya, itu adalah penguncian roda depan dan kemudian membuka dan kembali ke jalur," papar Crutchlow coba menjelaskan.

Apa yang dikatakan berbahay oleh Crutchlow adalah cara Marquez mengunci roda depan saat menarik tuas rem dan bermanuver saat itu juga. Tidak mungkin ada orang yang bisa melakukannya dalam kecepatan dan kemiringan seperti itu.

"Untuk orang normal di jalan, saya tidak bisa mengatakan apa yang akan terjadi. Jelas kami mengunci bagian depan cukup sering dan kami memahami bahwa memang seperti itu caranya. Tapi saat dalam keadaan miring dia bisa melakukannya, bagaimana dia bisa mengendalikannya, dan tidak menabrak adalah sesuatu yang sangat spektakuler," pujinya.

Crutchlow mengagumi Marquez sebagai guru yang baik untuk belajar balapan. Namun, jangan meniru apa yang dilakukannya karena hanya dia yang bisa.

"Baik untuk belajar darinya dalam satu hal. Tapi di sisi lain kamu tidak ingin belajar darinya karena jika kamu mencoba dan melakukan apa yang dia lakukan, itu tidak berakhir dengan baik. Kadang-kadang Anda harus melakukan beberapa hal yang dia lakukan, tetapi saringlah mana yang dapat anda lakukan," tutupnya.



Simak Video "MotoGP Teruel Masih Tanpa Rossi dan Marc Marquez"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com