Senin, 18 Mei 2020 12:48 WIB

Motor Listrik Jokowi Dilelang Rp 2,55 M, Roy Suryo Usul Selanjutnya Pesawat Kepresidenan

Tim - detikOto
Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia telah tiba di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Pesawat Boeing Bussines Jet (BBJ)-2 yang  dibuat pada 2013 seharga US$ 91,2 Juta. Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia (Hasan Alhabshy/detikOto)
Jakarta -

Motor listrik Gesits yang dibubuhi tanda tangan Presiden Joko Widodo mampu menembus angka Rp 2,55 miliar. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, mengusulkan jika pesawat kepresidenan yang dilelang?

"Tweeps, Alhamdulillah Luarbiasa ini, Kalau Motor Listrik pak @jokowi saja bisa Laku 2.5 Milyar, maka -konsisten dgn Usul saya terdahulu- Berapa Lakunya kalau yg diLelang adalah Pesawat Kepresidenan B737-BBJ2 itu? Pasti hasilnya cukup utk menutup BPJS, THR, BLT dsb.Sangat Mulia !," cuitnya melalui akun twitter @KRMTRoySuryo2 seperti dilihat detikcom, Senin (18/5/2020).

Cuitan itu ditulis Roy Suryo terkait hasil lelang terhadap motor listrik Gesits milik Presiden Jokowi. Motor itu dilelang pada konser Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona, Minggu (17/5/2020). Hasil lelang tersebut akan didonasikan untuk pekerja seni yang terdampak COVID-19.

Pemenang lelang motor seorang pengusaha asal Kampung Manggis, Jambi, M. Nuh. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengakhiri penawaran diharga Rp 2,55 miliar.

Boeing Business Jet (BBJ) 2, burung besi mewah ini banyak digunakan sebagai pesawat pribadi para eksekutif perusahaan besar dan kepresidenan. Seperti apa pesawat ini?

Pesawat Boeing 737-800 untuk presiden RI ini diproduksi Boeing Company sejak 2011. Pesawat itu memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter.

Pesawat canggih ini dipasangi dengan 2 engine CFM 56-7. Pesawat BBJ2 dirancang untuk memuat 4 VVIP class meeting room, 2 VVIP class state room, 12 executive area, dan 44 staff area.

Interior pesawat dirancang untuk dapat mengakomodasi hingga 67 orang penumpang. Jumlah itu disebut cukup untuk sebuah rombongan presiden.

BBJ2 mampu terbang dengan ketinggian maksimal 41.000 kaki, mampu terbang selama 10 jam, memiliki kecepatan jelajah maksimum 0,785 mach dan kecepatan maksimum 0,85 mach.

Pesawat juga dilengkapi dengan perangkat keamanan dan tangki bahan bakar telah ditambah untuk daya jangkau sampai dengan 10.000 kilometer. Dengan kemampuan itu, pesawat ini lebih dari cukup untuk menjangkau seluruh pelosok Tanah Air dan tugas kepresidenan di negara sahabat.



Simak Video "Uniknya Motor Listrik, Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com