Sabtu, 16 Mei 2020 12:40 WIB

Tak Ada Pelonggaran! Ini Izin Keluar Masuk Jakarta

Ridwan Arifin - detikOto
Dua orang anak bermain di atas gerobak di kawasan Karet, Jakarta, Sabtu (18/4/2020). Sepekan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta, keberadaan manusia gerobak mulai menjamur di sejumlah ruas jalan. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp. Warga tak boleh sembarang keluar masuk Jakarta Foto: ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Jakarta -

Tidak ada pelonggaran di Jakarta menjelang hari raya lebaran. Gubernur DKI Jakarta menerbitkan Pergub Nomor 47 tahun 2020 untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang intinya membatasi pergerakan orang di luar wilayah Jabodetabek.

"Dengan adanya Pergub ini, seluruh penduduk di Provinsi DKI Jakarta tidak diizinkan bepergian ke luar kawasan Jabodetabek," ucap Anies di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2020).

Meski ada orang yang dikecualikan tetapi diwajibkan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang dapat diakses melalui situs corona.jakarta.go.id.

"Bagi mereka yang punya tugas di sektor-sektor mendasar mendapat izin. Bagi yang tidak, tak perlu urus izin karena izinnya tak akan dikeluarkan," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota yang disiarkan langsung lewat akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Jumat (15/5/2020) kemarin.

Dalam situs corona.jakarta.go.id dijelaskan beberapa syarat dan cara mendapatkan SIKM. Patut dicatat, warga yang memiliki KTP dan berdomisili di Jabodetabek tidak memerlukan izin masuk-keluar Jakarta.

Terdapat dua macam izin, yakni perjalanan berulangan (aktivitas rutin selama masa PSBB) dan perjalanan sekali (situasional karena keadaan tertentu).

Para pengunjung diwajibkan mempersiapkan persyaratan yang terbagi menjadi dua, yakni untuk domisili Jakarta dan domisili Non-Jabodetabek.

Domisili Jakarta

- Pengantar RT dan RW yang menjelaskan aktivitas perjalanan dinas
- Surat Pernyataan Sehat
- Surat Keterangan Bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang)
- Surat Keterangan Perjalanan Dinas (untuk perjalanan sekali)
- Pas foto berwarna
- Pindaian KTP

Domisili Non-Jabodetabek

- Pengantar RT dan RW yang menjelaskan aktivitas perjalanan dinas
- Surat Pernyataan Sehat
- Surat Keterangan Bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang)
- Surat Jaminan dari keluarga atau tempat kerja yang berada di Provinsi DKI Jakarta yang diketahui oleh Ketua RT setempat (untuk perjalanan sekali)
- Rujukan Rumah Sakit (untuk perjalanan sekali)
- Pas foto berwarna
- Pindaian KTP

Cara mengurus izin keluar masuk Jakarta Secara daring (online):

- Buka situs corona.jakarta.go.id/izin-keluar-masuk-jakarta
- Klik tombol 'Urus perizinan' (Anda akan diarahkan ke laman JakEvo)
- Persiapkan berkas persyaratan
- Isi formulir permohonan
- Cek secara berkala pengajuan perizinan
- Cetak dokumen

melawan corona

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com