Kereta Pribadi Kim Jong Un yang Berisikan Wanita Penghibur

Rizki Pratama - detikOto
Rabu, 29 Apr 2020 11:55 WIB
North Korean leader Kim Jong-Un attends the unveiling of two statues of former leaders Kim Il-Sung and Kim Jong-Il in Pyongyang on April 13, 2012. North Koreas new leader Kim Jong-Un on April 13 led a mass rally for his late father and grandfather following the countrys failed rocket launch. AFP PHOTO/PEDRO UGARTE (Photo by PEDRO UGARTE / AFP)
Kim Jong Un (AFP/PEDRO UGARTE)
Jakarta -

Sebagai seorang diktator Kim Jong Un memiliki berbagai kemewahan yang tak banyak dimiliki orang. Salah satunya Kim memiliki kereta api pribadi mewah yang berisikan berbagai fasilitas luar biasa. Psssstttt....termasuk wanita penghibur.

Kereta api Kim berkelir hijau khaki dengan lapis baja yang dapat melaju dengan kecepatan 60 km/jam di sepanjang lintasan kereta api Korea Utara. Kereta ini pun sempat menjadi perhatian mata-mata Amerika Serikat sebagai sumber bukti apakah ia masih hidup atau tidak.

Berbicara mengenai keretanya, kendaraan yang biasa digunakan sebagai transportasi masal milik Kim ini memiliki 20 gerbong. Interiornya dilapisi kulit merah muda. Di dalamnya ada ruang konferensi, kantor dengan TV satelit, serta dapur yang dapat menghasilkan masakan kesukaannya. Selain mengangkut orang, kereta api Kim juga dapat mengangkut kendaraan lapis pelurunya.

Kim Jong UnKim Jong Un Foto: AFP/PEDRO UGARTE

Kenyamanan Kim sebagai seorang diktator yang memiliki kereta dilengkapi pelayan wanita berparas cantik. Dilansir dari Daily Mail, wanita-wanita itu dipekerjakan sebagai penghibur di dalam kereta.

Wanita-wanita ini diseleksi dari usia remaja sejak tahun 2012. Mulai tahun 2015 wanita-wanita yang menjadi penghibur di keretanya harus tinggi dan cantik. Dokter pun juga harus memastikan bahwa wanita itu masih perawan. Jika diterima masing-masing akan mendapatkan 1.400 Poundsterling atau setara Rp 26 juta.

Sebelum menjadi bagian dari 'pelayan' cantik di kereta Kim, orang tua para wanita ini akan dikabari bahwa anaknya menjalankan tugas negara. Para 'konduktor' juga disebut dengan istilah Gippeumjo.

Masih dikutip dari Daily Mail, Kim Jong Un melanjutkan kebiasaan ayahnya, Kim Jong-il, yang memanfaatkan pelayanan pasukan khusus yang disebut sebagai 'Pleasure Brigade'. Terdiri dari perempuan-perempuan cantik, mereka harus melayani semua kebutuhan dan keinginan sang pemimpin.

Terlepas dari segala kelebihannya, kekurangan kereta ini adalah kecepatan dan ukurannya yang besar. Bisa dikatakan sangat mudah membidik kendaraan ini dari jarak cukup jauh dengan senjata perang mumpuni.



Simak Video "Bikin Pangling! Kim Jong Un Tampak Lebih Kurus di Tengah Isu Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)