Halau Pemudik, Polisi Sebar Checkpoint di Gerbang Tol dan Jalan Arteri

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 22 Apr 2020 16:53 WIB
Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran bagi masyarakat di tengah masa pandemi Corona. Yuk, lihat lagi momen-momen mudik yang pastinya sangat dirindukan.
Masyarakat dilarang mudik, yang masih nekat akan disuruh putar balik. Foto: Dok. detikcom
Jakarta -

Pemerintah melarang masyarakat untuk mudik tahun ini. Persiapan teknis di lapangan untuk mencegah orang-orang berpergian ke kampung halaman di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) ini terus dilakukan.

Menurut Kasubdit Jemenopsrek (Manajemen Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas) Ditkamsel Korlantas Polri, Kombes Pol. Indra Jafar, Korlantas Polri akan menggelar Operasi Ketupat COVID-19. Dalam operasi ketupat tersebut, kepolisian juga membantu pencegahan penyebaran virus Corona.

"Ini akan mengalami perubahan di mana tujuannya ini membantu atau mem-back-up jajaran-jajaran kewilayahan termasuk Pemda dalam hal ini untuk membatasi atau memutus serta mencegah penyebaran wabah COVID-19 ini," kata Indra dalam video conference bersama YLKI, Rabu (22/4/2020).

Dia melanjutkan, gambaran dari kegiatan operasi itu nantinya akan ada beberapa pendirian checkpoint. Namun, Indra belum bisa memastikan di mana titik-titik lokasi yang akan menjadi checkpoint tersebut.

"Untuk jumlahnya sementara ini masih didiskusikan dan chekpoint ini akan berada di beberapa ruas-ruas gerbang tol termasuk juga beberapa titik yang strategis di beberapa arteri jalan dalam rangka membatasi masyarakat yang akan mudik ke daerahnya masing-masing," kata Indra.

"Upaya yang akan dilakukan dalam rangka penyekatan di beberapa chekpoint ini adalah kita melakukan pengalihan arus atau bahkan kita memutarbalikkan ke arah awal tujuan agar mereka tidak ke daerah, itu upaya yang kita lakukan," sebutnya.

Terkait penegakan hukum, kata Indra, saat ini masih menjadi diskusi penegakan hukum seperti apa yang paling tepat diberikan kepada pelanggar. Namun, pihaknya telah melakukan penegakan dengan upaya-upaya persuasif.

"Kemudian keterlibatan personel kita akan melibatkan semua personel kepolisian yang ada di daerah termasuk juga back-up dari Mabes Polri kemudian di-back-up dengan beberapa stakeholder dalam hal ini Departemen Perhubungan, dari Kemenkes, kemudian stakeholder yang lain, kalau di jalan tol ada Jasa Marga juga akan ikut serta kemudian pihak-pihak lain yang eksternal juga ada beberapa yang kita libatkan bahkan pemerintah daerah sampai dengan lurah pun akan kita libatkan dalam rangka melakukan kegiatan penyekatan ini," sebut Indra.



Simak Video "Menhub Setop Penerbangan Charter Selama Pelarangan Mudik"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)