Kota di Spanyol Ini Catatkan Nol Kasus Corona, Kuncinya: Blokade Jalan

Doni Wahyudi - detikOto
Selasa, 21 Apr 2020 14:25 WIB
Gerbang Disinfektan
Zahara de la Sierra belum terinfeksi corona. Kota di Selatan Spanyol ini punya aturan tegas untuk membentengi diri dari pandemi (Juan Carlos Toro/Getty Images)
Jakarta -

Sebuah kota kecil di Spanyol masih mencatatkan nol kasus meski negara tersebut jadi salah satu yang paling parah virus Corona. Memblokade jalan jadi salah satu kisah sukses mereka.

Zahara de la Sierra berada di sisi selatan Spanyol, tak sampai satu setengah jam berkendara dengan mobil dari Sevilla. Kota berpopulasi 1.400 orang itu saat ini masih terbebas dari pandemi virus Corona.

Situasi ini terbilang mengejutkan lantaran Spanyol jadi salah satu negara yang paling parah dihantam corona selain Italia. Rahasia Zahara de la Sierra bebas dari corona terletak dari kebijakan ketat yang diberlakukan kota tersebut.



Walikota Santiago Galvan memutuskan memblokade lima jalan masuk dan keluar wilayahnya. Cuma satu jalan masuk yang disisakan. Itupun melewati penjagaan yang ketat serta harus menjalani prosedur anticorona.

Tak lama setelah virus corona merebak di Spanyol, Zahara de la Sierra langsung menutup diri. Termasuk daru turis Jerman dan Prancis yang banyak berkunjung.

Setiap mobil yang keluar dan masuk pasti disemprot disinfektan. Orang-orang yang keluar masuk kota juga didata dan dicek kondisinya.

Diceritakan Walikota Galvan, strategi lain yang dipakai untuk melawan corona adalah melakukan disinfektan jalanan setiap hari kamis. Ini dilakukan oleh petugas yang berpakaian lengkap dan menggunakan truk-truk serta traktor.



Dikutip dari DailyMail, seperempat penduduk Zahara de la Sierra adalah orang lanjut usia, berusia dia atas 65 tahun. Namun dengan penetapan aturan yang ketat, Zahara de la Sierra berhasil melindungi warganya dari pandemi corona.

Per Selasa (21/4) hari ini, tercatat ada 20.852 kematian corona di Spanyol. Total ada 200.210 ribu kasus positif, di mana 80.587 dinyatakan sudah pulih.



Simak Video "Kasus Mingguan Covid-19 di RI Turun 5%, Kematian Naik 28%"
[Gambas:Video 20detik]
(din/rgr)