Kamis, 02 Apr 2020 12:41 WIB

Waspada! Driver Ojol Hindari Ngetem Dekat RS Rujukan Corona

M Luthfi Andika - detikOto
driver ojol Takut tertular, diver ojek online mulai menjauh dari RS rujukan pasien corona (istimewa)
Jakarta -

Pandemi virus corona masih menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pelaku usaha jasa ojek online (ojol). Para ojol dikatakan kini jauh lebih waspada, agar tidak menjadi media penularan virus corona ke orang lain.

Bahkan langkah pasti lain untuk tidak menjadi wadah penularan virus corona juga dilakukan para ojol, dengan tidak ngetem dekat dengan rumah sakit rujukan virus corona. Seperti yang disampaikan Ketua Presidium Garda, Igun Wicaksono.

"Setahu saya para ojol sudah mulai menghindari ngetem di kawasan rumah sakit rujukan corona," kata Igun.

"Karena mereka (para ojol-Red) paling mudah terpapar tertular risiko penyebaran virus corona. Tapi ada-lah yang masih ngetem di kawasan Rumah sakit rujukan corona, tapi kebanyakan para ojol sudah mulai menghindari RS rujukan," ujar Igun.

Meski demikian, Igun memastikan setiap penumpang yang hendak mendatangi rumah sakit rujukan corona tidak perlu khawatir. Karena para ojek online akan tetap bersedia mengantar.

"Kalau ada konsumen yang ingin diantar (ke RS rujukan khusus corona-Red) kita tidak berpikir ke arah negatif ke penumpang. Kita tetap berpikir positif penumpang yang kita bawa, tidak menjadi pembawa virus corona. Jadi akan tetap diantar," kata Igun.



Simak Video "Dievakuasi Petugas, Pasien Corona di Mamuju Disemangati Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com