Minggu, 15 Mar 2020 14:11 WIB

Cegah Corona, Anies: Ganjil-Genap Tidak Berlaku Dua Minggu

Tiara Aliya Azzahra - detikOto
Pemberlakuan sistem ganjil genap di sejumlah jalur protokol di Jakarta diharapkan dapat mengurai kemacetan. Berhasilkah penerapan sistem ganjil genap tersebut? Kebijakan ganjil-genap akan dicabut sementara. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan langkah pencegahan penyebaran virus corona. Salah satunya adalah mencabut sementara sistem pembatasan kendaraan bermotor berbasis nomor polisi ganjil-genap.

Dalam konferensi pers di Balai Kota, Anies mengatakan pencabutan ini terkait dengan pencegahan penularan virus corona di transportasi umum.

"Saat ini potensi penularan di kendaraan umum cukup tinggi, karena itu kita akan menghapuskan sementara kebijakan ganjil-genap di seluruh kawasan Jakarta sehingga masyarakat bisa memilih moda transportasi yang lebih minim risiko penularan," kata Anies, Minggu (15/3/2020).

Menurut Anies, kebijakan pembatasan kendaraan bermotor ganjil-genap dicabut sementara selama dua minggu. Dia mengatakan pencabutan itu dilakukan secara situasional dimulai pada Senin (16/3) besok.

"Ini tidak diberlakukan 2 minggu, tapi kita cabut sementara," imbuh Anies.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com