Minggu, 08 Mar 2020 11:27 WIB

Setelah Bus Listrik China, TransJakarta Akan Jajal Bus Listrik Swedia

Ridwan Arifin - detikOto
Bus Scania NXT Konsep bus listrik Scania NXT. Foto: dok. Scania
Jakarta -

Scania menyebut akan meramaikan jalanan Jakarta dengan kehadiran bus listriknya. TransJakarta berencana menguji coba operasional bus listrik buatan Swedia ini.

"Kalau untuk Scania silahkan nanti dikonfirmasi, yang jelas kami menyambut baik siapapun manufaktur baik dari Eropa, Tiongkok, Jepang, Australia kalau ada, untuk silahkan bersama-sama kita melakukan trial dan juga pilot," ujar Plt Dirut TransJakarta, Yoga Adiwinarto saat ditemui di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020, Jakarta.

Yoga mengatakan diperlukan kerja sama dari beberapa pihak. Sebagai tahap awal, uji coba jadi hal yang tidak bisa dikesampingkan.

"Roadmap sedang disusun, memang dari plan, tahun 2030 seluruh armada kami sudah menggunakan listrik," kata Yoga.

"Pertama step dua tahun ke depan kami lebih fokus ke riset dan pengembangan, jadi trial, pilot segala macam untuk menemukan apa sih formula yang pas, contohnya berapa konsumsi bahan bakar, energi dan segala macam," jelasnya.

PT United Tractors sebagai distributor Bus Scania mengkonfirmasi hal tersebut. Skema studi yang dilakukan adalah Scania memberikan bus dan TransJakarta menyiapkan infrastruktur.

"Kita akan menandatangani perjanjian kerjasama untuk mengembangkan bus listrik di Indonesia. Kemungkinan kerjasama tersebut akan berlanjut sampai tahun depan," ungkap Direktur PT United Tractors Tbk, Loudy Irwanto Ellias.

Ia menyebut bus listrik Scania nanti tidak menggunakan metode pengisian dengan waktu semalaman. Teknologi yang coba ditawarkan adalah opportunity charging - pengisian dengan kekuatan yang cepat dan intens di titik-titik strategis sepanjang rute busway, yang memungkinkan jarak yang lebih jauh.

"Saya nggak ngerti apakah nantinya TransJakarta atau Pemda DKI harus menyiapkan infrastruktur karena bus kita nanti bukan overnight charging tapi opportunity charging. Jadi yang dimaksud opportunity charging adalah charging dari bus tersebut akan melakukan stop and go di beberapa halte-halte," jelas dia.

Loudy belum merinci produk apa yang bakal dibawa ke Tanah Air. Namun ia memastikan bahwa akan segera membawa produknya usai Transjakarta menyiapkan fasilitas charging.

"Produknya Scania electric bus, high deck, sudah pernah dioperasikan di Swedia," ungkap Loudy.

Sebelumnya, TransJakarta sudah melakukan uji coba bus listrik yang berasal dari China, BYD. Uji coba itu dilakukan sepanjang periode Mei-Juni dan bulan Agustus 2019. TransJakarta telah menguji bus listrik BYD buatan China, di kawasan wisata dan jalan raya.



Simak Video "Dirut TransJ Tinjau Bus Scania di GIICOMVEC 2020, Armada Baru?"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com