Kamis, 20 Feb 2020 20:15 WIB

Marco Melandri: Rossi Sadar Umur, Dong!

Rizki Pratama - detikOto
PHILLIP ISLAND, AUSTRALIA - OCTOBER 26: Valentino Rossi of Italy and Yamaha Factory Racing 
 speaks in box during the MotoGP of Australia - Qualifying for the 2019 MotoGP of Australia at Phillip Island Grand Prix Circuit on October 26, 2019 in Phillip Island, Australia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Sudah berusia 41 tahun, Rossi masih kuat balapan MotoGP? Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta -

Mantan pebalap MotoGP, Marco Melandri mengomentari rivalnya, Valentino Rossi, yang masih kukuh ingin terus balapan. Menurut Melandri, Rossi harus sadar diri bahwa usianya tidak lagi muda.

Rossi dipastikan tak lagi membalap untuk Tim Yamaha MotoGP untuk musim 2021. Rider yang baru berulang tahun ke-41 itu kehilangan posisinya setelah digusur pebalap muda potensial, Fabio Quartararo.

Opsi untuk Rossi terus berlaga di MotoGP masih terbuka, kabarnya dia akan lanjut dengan tim Petronas SRT Yamaha. Rossi akan mengambil keputusan terkait karirnya itu setelah musim MotoGP 2020 dimulai.

Melandri, yang pernah jadi rival rossi di atas lintasan, menyarakan rider gaek asal Italia itu untuk pensiun saja. Menurut Melandri, Rossi telah bersikap kekanak-kanakan dengan terus ingin menghadapi rider generasi muda. Padahal musuh yang sebenarnya adalah waktu.

"Dia terlalu tua untuk MotoGP. Memang sulit untuk diterima tapi kita harus jujur pada diri sendiri. Itu tidak baik jika kamu tetap memaksakan diri, tapi tidak mengalami perkembangan lagi," ujar Melandri kepada Speedweekk.de.

Melandri melihat rider-rider yang berusia lebih muda di MotoGP saat ini memiliki gaya membalap yang berbeda. Quantararo dkk disebutnya punya fisik dan mental yang berbeda jika dibandingkan dengan generasi Rossi.

"Saat ini rider yang usianya 20 tahunan, mereka termasuk ke dalam generasi berbeda. Mereka memiliki gaya berkendara, fisik, dan mental yang berbeda. Quartararo sebelumnya adalah pebalap yang tidak terlalu cepat di lintasan, tapi sekarang ia mendapatkan motor yang cocok dengan dirinya dan mendapatkan hasil yang luar biasa," tambah Melandri.

"Tidak ada yang senang ketika Rossi pensiun. Paling tidak itu yang diharapkan Dorna karena Rossi menghasilkan banyak uang untuk mereka. Pensiun lebih susah daripada terus lanjut. Musuh sebenarnya adalah waktu dan itu tidak bisa dihentikan dan terus berjalan. Seorang pebalap harus menerima bahwa tahun berlalu dan kehidupan berubah," tutur Melandri.

Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta menolak anggapan kalau Rossi sudah terlalu tua. Menurutnya umur bukan masalah dalam balapan. Secara fisik Ezepeleta mengatakan Rossi lebih fit meski secara mental ia memiliki motivasi yang berbeda.

"Saya pikir ini bukan masalah umur. Jika kamu melihat Valentino sekarang, secara fisik ia lebih baik daripada 10 tahun lalu. Mengapa dia baru sekarang latihan? Dulu dia tidak melakukannya. Saya setuju setelah sekian tahun akan ada kelelahan berkompetisi secara mental melebihi kelelahan fisik," tanggap Ezpeleta.



Simak Video "Kecewanya Rossi MotoGP Qatar Batal"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com