Selasa, 18 Feb 2020 21:25 WIB

Ambulans Pelat Hitam Kerap Jadi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

M Luthfi Andika - detikOto
Ambulans berpelat hitam Ambulans berpelat hitam Foto: Dok. Istimewa/Danu Sumartin Warga Kampung Rambutan
Jakarta -

Jika ada pengendara mobil yang merasa tidak nyaman saat ada ambulans melintas, ada baiknya hilangkan perasaan itu deh. Karena ambulans kerap menjadi pahlawan tanpa tanda jasa bagi masyarakat terutama kelas menengah ke bawah, meski ambulans itu berpelat nomor hitam alias bukan milik Rumah Sakit atau pihak swasta yang menyewakan.

Seperti cerita Ketua RW-01 Kelurahan Rambutan, Daniel Santriyo, yang kini para warganya tidak takut dan bingung lagi harus dari mana mendapatkan mobil ambulans saat mengalami musibah.

"Saat ini kami (warga kelurahan Rambutan Jakarta Timur-Red) sudah memiliki 2 ambulans berpelat hitam. Satu ambulans untuk menghantar ke Rumah sakit, satu ambulans lagi untuk menjadi mobil jenazah," ujar Santrio.

Ambulans berpelat hitam Kampung Rambutan Jakarta TimurAmbulans berpelat hitam Kampung Rambutan Jakarta Timur Foto: Dok. Istimewa/Danu Sumartin Warga Kampung Rambutan


Santriyo menceritakan bagaimana awal mulanya Kelurahan Rambutan memiliki ambulans sendiri dan bisa dipergunakan secara gratis oleh para warga Kampung Rambutan Jakarta Timur.

"Awal ceritanya dulu kami mendirikan Forum Silaturahim Rambutan 10 tahun lalu. Kami sebagai orang yang dituakan berpikir bagaimana dengan sisa-sisa di usia kami saat ini, kami bisa memberi manfaat untuk masyarakat sekitar khususnya untuk seluruh warga Kampung Rambutan Jakarta," cerita Santriyo.

Akhirnya, lanjut cerita Satriyo. Forum Silaturahim Rambutan tercetus ide untuk bisa memiliki ambulans untuk para warga Kampung Rambutan Jakarta Timur.

"Dahulu saat masyarakat yang terkena musibah meninggal dunia jenazah kerap diantar menggunakan mobil bak dengan dipayungi, ini yang membuat kami tercetus untuk bisa menghadirkan ambulans gratis berpelat hitam untuk masyarakat Kampung Rambutan. Akhirnya kita mengumpulkan dana untuk bisa menghadirkan ambulans. Saat itu kami juga mendapat bantuan dari mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo," katanya.

Ambulans berpelat hitam Kampung RambutanAmbulans berpelat hitam Kampung Rambutan Foto: Dok. Istimewa/Danu Sumartin Warga Kampung Rambutan

"Akhirnya kami memiliki dua ambulans, satu ambulans dari pak Foke dan satu ambulans lagi hasil patungan warga," tambahnya.

Santriyo menceritakan, langkah untuk bisa menghadirkan ambulans gratis bagi warga Kampung Rambutan Jakarta Timur membuah hasil positif. Karena warga tidak perlu khawatir lagi untuk biaya sewa ambulans saat mengalami musibah.

"Ambulans gratis ini sangat membantu sekali bagi masyarakat Kampung Rambutan Jakarta Timur. Kini masyarakat kampung rambutan tidak lagi menggunakan mobil bak untuk bisa membawa jenazah atau saat sakit ingin pergi ke rumah sakit. Bahkan awalnya ambulans ini hanya diperuntukkan untuk RW 01-03, kini warga RW 05 dan RW 06 juga banyak yang menggunakannya," tambahnya.



Simak Video "Tak Ingin Jadi Bahan Hoaks, PMI Perlihatkan Isi Ambulans"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com