Kamis, 23 Jan 2020 18:04 WIB

Bus Jepang Nggak Kuat Melintas Tol Trans Jawa? Ini Kata Hino

Luthfi Anshori - detikOto
Hino Bus RN 285, FC Bus dan Microbus 110SDBL (dok Hino)
Jakarta -

Merek bus asal Jepang, Hino, dianggap tidak bisa bersaing dengan bus-bus Eropa seperti Scania atau Volvo. Soalnya bus Hino dianggap tidak memiliki tenaga sebesar bus Scania dan Volvo. Selain itu bus Hino pun mesinnya disebut cepat panas saat melintas tol Trans Jawa.

"Katanya engine bus Hino itu nggak kuat kalau untuk tol Trans Jawa, Jakarta-Surabaya PP. Disebut overheat, karena katanya volume olinya sedikit 12/13 liter. Sementara merek A dan B sampai 30 liter. Dengan oli banyak katanya lebih adem," kata Direktur Penjualan dan Promosi HMSI Santika Wardoyo dalam Hino Media Gathering, di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Untuk menepis anggapan miring itu, pihak HMSI melakukan serangkaian uji coba terhadap bus Hino melalui salah satu perusahaan otobus.

"Kita uji coba tes jalan di tol Trans Jawa, pakai bus Sinar Jaya. Nah setelah dilakukan uji coba, diketahui rata-rata temperatur (oli mesinnya-red) 106 derajat Celcius. Paling tinggi 119,5 derajat Celcius dan 143 derajat Celcius. Tes ini dilakukan saat siang hari," ujar Santika.


Bus Jepang Nggak Kuat Melintas Tol Trans Jawa? Ini Kata Hino

Menurut Santika, standar overheat oli mesin pada sebuah bus disebut mengalami panas berlebih ketika temperatur mencapai suhu 230 derajat Celcius.

"Dan hasil tes itu menunjukkan masih di bawah standar. Jadi nggak bakal terjadi overheat," katanya lagi.

"Kemudian bicara suhu mesin. Standar suhu mesin overheat itu sampai 97 derajat Celcius. Mesin kita paling tinggi 87 derajat Celcius. Jadi masih di bawah standar," ujarnya.

"Dengan demikian kita yakin (bus Hino-red) RN285, oli cuma 13 liter, mampu dan reliable dipakai untuk tol Trans Jawa," pungkasnya.

(lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com