Selasa, 12 Nov 2019 17:05 WIB

BBN Jakarta Naik, Dorong Orang ke Transportasi Umum?

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) menjadi 12,5 %, naik 2,5 % dari sebelumnya. Naiknya BBN-KB ini ikut membuat harga jual kendaraan terkerek naik.

Dalam peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 6 Tahun 2019 ditulis pertimbangan penyesuaian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Salah satunya adalah untuk mengendalikan kepemilikan kendaraan bermotor.


"Bahwa dalam implementasinya pengenaan tarif bea balik nama kendaraan bermotor (10% dalam Perda No. 9/2009-RED), belum dapat mengendalikan laju pertumbuhan kepemilikan kendaraan bermotor dan belum mampu mengatasi kemacetan lalu lintas di Provinsi DKI Jakarta sehingga perlu dilakukan penyesuaian tarif bea balik nama kendaraan bermotor," tulis pertimbangan peraturan tersebut.

Menurut Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno, selain mengatasi kepemilikan kendaraan bermotor, kebijakan tersebut bisa mendorong masyarakat bisa beralih ke transportasi umum.


"Kenaikan pajak salah satu cara pembatasan penggunaan kendaraan pribadi," kata Djoko kepada detikcom melalui pesan singkat, Selasa (12/11/2019).

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com