Rabu, 16 Okt 2019 08:16 WIB

Jasa Transportasi Diminta Perketat Pengawasan Kekerasan Wanita

Ridwan Arifin - detikOto
Driver ojek online perempuan dan penupang. Foto: Grab Indonesia Driver ojek online perempuan dan penupang. Foto: Grab Indonesia
Jakarta - Ketua Komnas Perempuan Azriana Manalu meminta perusahaan-perusahaan penyedia jasa transportasi aktif mencegah kekerasan terhadap perempuan. Bentuknya dengan menambah sarana dan prasarana guna memperketat pengawasan.

Dia menilai upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan pengguna transportasi saat ini semakin penting untuk diupayakan sebab semakin mengkhawatirkan.



"Rata-rata pelecehan seksual itu memang hampir di banyak tempat dari kontak fisik sampai non-kontak fisik itu paling sering. Ada sampai meremas, mencolek dan sebagainya," kata Ketua Komnas Perempuan Azriana Manalu di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Transportasi umum pun demikian, kejadian yang berulang kali dikarenakan pengawasan yang juga dinilai kurang ketat, kamera CCTV misalnya bisa membantu korban untuk menemukan siapa pelakunya. Hal ini perlu dilakukan selain tindakan preventif dengan tidak lagi memandang wanita sebagai objek seksual.



"Kenapa pelecehan seksual sering berulang karena sistem penanganan masih tidak membantu untuk menjerat pelaku. CCTV di Transportasi publik menjadi penting untuk membantu itu. Selain mengedukasi masyarakat untuk tidak lagi melihat perempuan dari objek seksual," kata Azriana.

"Pengadaan sarana yang mendukung mudah dideteksi, sehingga pelaku akan berpikir dua kali untuk melakukan," tuturnya.

Simak Video "Dinobatkan Jadi Duta, Cinta Laura Ingin Berantas Kekerasan Perempuan dan Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com