Sabtu, 05 Okt 2019 08:58 WIB

60 Persen Busi Palsu Dijual Secara Online

Ridwan Arifin - detikOto
Busi Foto: Istimewa/detikOto Busi Foto: Istimewa/detikOto
Jakarta - Kemudahan dalam berbelanja melalui jual beli secara online ternyata menyimpan ceruk penipuan. Salah satunya dengan menjual produk palsu.

Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) Australia menemukan 60 persen penjualan busi secara online ditemukan palsu.



Yang lebih mengkhawatirkan lagi, pemalsuan tersebut hampir tidak bisa dibedakan dari busi asli, sampai pembeli tersadar ketika kendaraannya berhenti bekerja. Sebab dikatakan nanyak yang dikemas seperti asli bahkan ditandai dengan berbagai merk pabrikan otomotif.

"Kami memiliki para ahli yang memeriksa kemasan dan busi, dan bahkan mereka hampir tidak dapat membedakannya," kata Kepala Eksekutif FCAI, Tony Weber seperti dikutip Carscoops.



Disebutkan FCAI, busi palsu dapat menghambat kinerja dan berpotensi merusak mesin kendaraan. Sebab kualitas bahan yang digunakan dari busi palsu tergolong rendah.

Dampak di antaranya; kualitas pengapian yang buruk, fuel consumption yang tidak baik, dan juga start up engine. Tak hanya itu, dorongan tenaga, akselerasi juga bisa berkurang.

"Cara terbaik untuk menghindari yang palsu? pastikan suku cadang Anda dibeli dari jaringan diler resmi," kata Weber.

Simak Video "Ultra Compact BEV, Mobil Listrik Imut dengan 2 Penumpang"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com