Rabu, 18 Sep 2019 20:47 WIB

Bukan Nggak Punya Duit, Ini Alasan Pemilik Mobil Mewah Tunggak Pajak

Rizki Pratama - detikOto
Foto: dok. Istimewa Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Beberapa ketua komunitas mobil mewah di Jakarta dipanggil oleh Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta. Pemanggilan ini dilakukan untuk menertibkan pengguna mobil mewah yang lalai membayar kewajiban pajak kendaraannya.



Setidaknya ada sekitar Rp 50 miliar pajak belum dibayar dari total 1.500 unit kendaraan mewah. Saat ditanyai penunggakan pajak itu dikatakan karena lupa bukan sengaja.

"Kalau telat 2, 3, 6 bulan ada faktor lupa. Kalau udah 2-3 tahun ada indikasi kemplang pajaknya," kata Ketua Ferrari Owner Club Indonesia, Hanan Supangkat saat ditemui dalam pertemuan asosiasi mobil mewah bersama BPRD di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.



Pada pertemuan itu pun ia langsung mengingatkan anggotanya untuk segera membayar pajak kendaraannya. Hasilnya, dari 70 mobil Ferrari yang menunggak pajak 19 langsung dilunasi pada kesempatan itu juga.

"Ini sudah ada pengurangan dari yang Ferrari 70, sekarang tinggal 51," kata Kepala BPRD DKI Jakarta, Faisal Syafruddin dalam kesempatan itu juga saat data pembayar pajak mobil Ferrari mengalami pembaruan.



Hanan kembali menegaskan bahwa sepengetahuannya rekan-rekan di FOCI tak ada yang sengaja menunda pembayaran pajak. Belum lagi BPRD akan menindak tegas penunggak pajak agar tertib melaksanakan kewajiban administrasi pajaknya.

"Saya share ke teman ternyata banyak lupa, kita sebagai pimpinan klub di sini kadang-kadang nggak bisa paksa. Tapi kalau ada law enforcement mau nggak mau mereka berurusan dengan hukum. Dengan pertemuan ini sangat baik untuk bisa komunikasi," tandasnya.

Simak Video "Deretan Mobil Mewah untuk Tamu Negara Hadiri Pelantikan Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com