Rabu, 31 Jul 2019 17:12 WIB

Ditiru Depok, Lampu Lalu Lintas di Jepang Benar Bisa 'Bernyanyi'?

Ridwan Arifin - detikOto
Jalan Margonda Depok Foto: Dok detikcom Jalan Margonda Depok Foto: Dok detikcom
Jakarta - Pemerintah Kota Depok berencana untuk menyetel musik di lampu lalu lintas. Uji coba pertama kali akan di pasang di Ramanda, Margonda, Depok.

Wali Kota Depok M Idris Abdul Somad mengatakan hal ini termasuk dalam paket kebijakan untuk mengurai kemacetan yang disebut Joyful Traffic Management (Jotram). Tidak main-main, kebijakan tersebut bahkan dilakukan studi banding langsung ke Jepang.



Untuk mengetahui lebih lanjut, salah satu yang menjadi sorotan adalah lampu lalu lintas yang bisa keluar musik. Dari hasil penelusuran detikcom yang rangkum dari berbagai sumber, ternyata di Jepang juga menerapkan seperti ini lho.

Tapi di Jepang, suara khusus tersebut dijadikan sinyal bagi para pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan. Seperti dicuplik dari Japantimes.co, salah satunya sebagai sinyal aman menyeberang untuk penyandang tunanetra.

[Gambas:Youtube]



Ada dua tipe suara yang digunakan, yakni melodi dan onomatopoeia. Untuk melodi tipe menggunakan musik anak-anak Jepang dengan judul Toryanse, lagu ini paling umum untuk musik yang dimainkan oleh lampu lalu lintas di Jepang untuk aman dilintasi pejalan kaki.

Musik lainnya menggunakan lagu tradisional Common Frae the Town. Tipe suara yang kedua, menggunakan kicauan burung. Hingga Maret 2016, seperti dikutip dari Amazing Japan sudah ada 19.000 pedestrian yang dilengkapi dengan suara di Jepang. Namun tidak semua orang Jepang menyukai suara ini, sebagian mereka menganggap suara di lampu lalu lintas juga menjadi sumber polusi suara baru.

Simak Video "Blak-blakan Walkot Depok: 15 Skenario Urai Kemacetan "
[Gambas:Video 20detik]
(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com