Jumat, 05 Jul 2019 20:51 WIB

Driver Ojol Harap Tarif Jasanya Bisa Ditingkatkan Lagi

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi Ojol Foto: Amir Baihaqi Ilustrasi Ojol Foto: Amir Baihaqi
Jakarta - Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 348 telah menatapkan tarif zonasi untuk jasa transportasi ojek online (Ojol). Meskipun demikian beberapa pengemudi ojol berharap bisa ditingkatkan lagi meski tarif saat ini sudah sangat pas.

"Sekarang tarif di aplikasi Rp 10 ribu, drivernya dapat Rp 8 ribu setelah dipotong 20 persen. Kalau kemarrn Rp 8 ribu itu dipotong lagi. Pengennya sih Rp 12 ribu dipotong 20 persen kita dapat Rp 9.600," ujar salah seorang mitra pengemudi motor Grab, Hendri saat ditanyai detikcom.



Namun untuk saat ini tarif sekarang sudah cukup ideal karena takut jika ditambah lagi bisa semakin sulit mendapatkan penumpang. "Kalau gede banget mungkin bakal ngga ada yang mau lagi ya," tambah Hendri.

Senada dengan Hendri, uca juga berharap adanya sedikit penambahan tarif bawah untuk jasa mereka. "Cukup sih, cuma berharapnya tarif bawah Rp 10.500 itu cukup untuk bensin tapi perawatan motor masih susah," timpalnya.



Mitra pengemudi ojol lainnya, Mulya juga merasa saat ini tarif sudah tepat meskipun ada beberapa konsumen yang komplain. Namun ia memberikan penjelasan bahwa tarif ini telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Tadi banyak yang komplain cuma saya kasih tahu. Mereka bakal milih mana lebih murah jadi pengaruhnya ke sana," katanya.

Simak Video "Tanggapan Grab soal Rencana Ekspansi FastGo di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com