Jumat, 05 Jul 2019 18:42 WIB

Tarif Sudah Ideal, Ojol Harap Sistem Poin Dikembalikan

Rizki Pratama - detikOto
Ojol Foto: Rengga Sancaya Ojol Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Penerapan tarif baru jasa Ojek Online (Ojol) dinilai cukup cocok untuk kantong pengemudi dan penumpang. Namun beberapa pengemudi berharap pendapatan bonus yang biasanya bisa didapatkan pada jam sibuk.

Salah seorang driver Go-Jek, Abdul mengatakan lebih memilih bonus poin dikembalikan sedangkan tarif yang sudah berlaku saat ini dipertahankan.



"Buat saya cukup lah (tarif saat ini) dan ngga kurang juga pelanggan. Naik segini aja udah alhamdulilah, kalau naik lagi tarif tapi makin ribet percuma. Cuma sekarang ngga ada tambahan poin. Tarif udah pas cuma tambahan poin aja yang kurang ngga ada jam sibuk lagi," papar Abdul kepada detikcom, Rabu (3/7/2019).

Rekan Abdul, Mulya yang beroperasi di bawah bendera Grab juga mengatakan hal serupa. Di Grab sendiri sistem poin ini disebut dengan istilah berlian.



"Kalau di grab berlian, kalau pengen 30 poin ya pakai tarikan. Waktu ada jam sibuk bisa sampai jam 9 malam udah bisa pulang dapat bonus poinnya, Sekarang tanpa poin jam sibuk bisa lebih dari itu karena harus mengangkut penumpang lebih banyak untuk mendapatkan bonus poin," keluh Mulya di kesempatan yang sama.

Mulya berharap jika tidak ada poin lagi setidaknya ada peningkatan tarif terhadap jasa mereka. Menurutnya dengan pendapatannya sekarang tidak mampu menutupi biaya bensin dan perawatan kendaraan mereka.

"Cukup sih cuma berharapnya tarif bawah Rp 10.500 itu masih mending lah buat bensin sama operasional Sekarang poinnya ngga ada jam asibuk ya makin susah lagi aja," tukas Mulya.

Simak Video "Menhub Pastikan Tarif Ojol Sesuai Zona"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com