Sabtu, 04 Mei 2019 12:59 WIB

Honda Bantah Ada Komunikasi dengan Yamaha Atur Harga Motor

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menjadikan sebuah email mengenai pricing isue pada Januari 2015 antara Astra Honda Motor (AHM) dengan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sebagai barang bukti tuduhan pengaturan harga.

Terkait email yang menjadi bukti, General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin meluruskan bahwa email tersebut merupakan email internal Yamaha.



"Email itu email internal Yamaha jadi bukan email-emailan antara Yamaha dengan Honda," tegas Muhib," terang Muhib saat ditemui di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Direktur Pemasaran AHM, Thomas Wijaya yang ada pada kesempatan itu juga menegaskan bahwa AHM tidak melakukan kerjasama dengan YIMM dalam menentukan harga sepeda motor di Indonesia. Menurutnya AHM secara independen menetapkan harganya berdasarkan perhitungan mereka sendiri tanpa ada keterlibatan merek lain.



"Kita tidak pernah melakukan komparasi langsung. Kami melihat benar benar melihat kemampuan konsumen di masing-masing segmen seperti apa, produk kami punya teknologi, fitur kualitas seperti apa, ongkos yang tadi kami sampaikan dan tentu perpajakan lainnya. Itu yang membentuk harga sampai ke tangan konsumen," papar Thomas.

Thomas juga menambahkan bukti tersebut tidak jelas dari pihak mana. Ia menegaskan tidak pernah ada komunikasi antara kedua pihak.

"Kembali, itu bukti sepihak atau bagaimana? Itu bukti sepihak atau bukti dua belah pihak?" tutup Thomas. (rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com