Senin, 25 Mar 2019 19:40 WIB

8 Hal yang Harus Dilakukan Pemula Saat Belajar Nyetir Mobil

Luthfi Anshori - detikOto
Sekolah Mengemudi Ar'Rahman Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta - Belajar mengemudikan mobil jadi hal wajib bagi orang yang memiliki mobil pribadi atau orang yang ingin memulai profesi sebagai sopir.

Nah, bagi detikers yang juga sedang dalam proses belajar mengemudikan mobil, ada baiknya menyimak 8 tips mengemudikan mobil untuk pemula, berikut ini.



Menurut Manager Operasional sekolah mengemudi Ar'Rahman, Rizki Hardiansyah, hal pertama kali yang harus dilakukan pemula saat masuk ke dalam mobil adalah mengecek tuas rem parkir.

"Pertama harus cek tuas rem parkir. Jadi tuas itu harus sampai bunyi 'krek' supaya roda-roda mobil benar-benar terkunci dan tidak bergerak," kata Rizki kepada detikcom di Cipinang, Jakarta Timur.

Dengan tuas rem parkir yang mengunci sempurna, maka mobil tidak akan mudah bergeser ke depan atau ke belakang dengan sendirinya. Sehingga potensi kecelakaan bisa diminimalisasi.

Sekolah mengemudiSekolah mengemudi Foto: Luthfi Anshori/detikOto


"Setelah hand brake dicek, hal kedua yang dilakukan adalah mengecek transmisi. Kalau belum memiliki feeling. Cara yang dilakukan bisa dengan injak koplingnya. Masukin gigi satu, balikin lagi ke netral. Ini kalau pakai mobil manual ya," lanjut Rizki.

Langkah ketiga adalah mengatur posisi duduk. "Posisi duduk akan menentukan seberapa nyaman belajar mengemudi. Seberapa nyaman Anda mendapatkan feeling. Jadi sebelum jalan, alangkah baiknya posisi duduk itu disetel," tambah Rizki.

Setelah posisi duduk diatur sesuai dengan kebutuhan, selanjutnya adalah menyetel kaca spion. "Tips keempat, jangan lupa cek spion. Supaya dapat posisi yang baik dan bisa dijangkau mata. Nah, zaman sekarang sudah cukup canggih, karena sudah ada spion yang ada tombolnya. Jadi jangan sampai spion elektrik ini ditekuk secara manual karena pasti patah. Tombol spion elektrik biasanya ada di bawah sebelah kanan setir," terang Rizki.



Jika semuanya sudah dicek, dan mesin akan dinyalakan jangan lupa memakai sabuk pengaman dulu. "Tips kelima jangan sampai lupa pasang safety belt. Safety belt sangat diwajibkan karena apa? Ini salah satu yang menjaga kita dari kecelakaan. Jadi safety belt wajib dipasang sebelum berkendara, jangan sampai saat mobil jalan berkendara baru dipasang. Itu sangat berbahaya," tambahnya.

Setelah itu, sebelum menyalakan mesin mobil dan memulai latihan mengemudi, jangan lupa pencet klakson satu kali. Tujuannya apa? "Yakni untuk menghindari, siapa tahu di depan mobil kita ada anak-anak ataupun contohnya ada binatang-binatang kecil misalnya kucing ada yang sedang tidur depan mobil atau kolong mobil. Biar mereka kaget dan bisa pergi, jadi kita bisa berkendara dengan aman," jelas Rizki.

Sekolah MengemudiSekolah Mengemudi Foto: Luthfi Anshori/detikOto


Tips ketujuh, berhubungan dengan kaca spion, pengemudi pemula jangan lupakan yang namanya blindspot. "Blindspot adalah titik buta, di mana si pengendara tidak bisa melihat kondisi di luar mobil, biasanya ada di sebelah kanan kiri, yang tidak bisa dijangkau oleh kaca spion. Jadi saat berkendara, mau pindah jalur, lihat dulu spion kanan kiri seperti itu. Kalau sudah memastikan aman, baru bisa pindah jalur," kata pria yang sudah bekerja di sekolah mengemudi sejak 2015 itu.

Tips kedelapan, yang perlu diperhatikan pemula saat mulai menjalankan mobil adalah memperhatikan panel instrumen di dashboard.

"Jangan sampai ada salah satu indikator di panel instrumen nyala, misalnya indikator check engine nyala malah dicuekin aja. Padahal itu bermasalah, sehingga ada apa-apa di jalan kita bingung sendiri," pungkas Rizki. (lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com