Kamis, 21 Mar 2019 17:17 WIB

Seharga Rp 2,5 Miliar, Ini Spek Bus yang Diekspor ke Bangladesh

Luthfi Anshori - detikOto
Bus yang diekspor ke Bangladesh (Foto: Luthfi Anshori) Bus yang diekspor ke Bangladesh (Foto: Luthfi Anshori)
Jakarta - CV Laksana selaku perusahaan karoseri pembuat bodi dan interior bus, baru meresmikan ekspor perdananya ke Bangladesh. CV Laksana mengekspor 4 jenis bus high decker berjenis SR2 XHD Prime. Seremonial ini dilangsungkan di area JIExpo Kemayoran (21/3/2019) bertepatan ajang Busworld South East Asia 2019.

Dijelaskan Technical Head Manager Karoser Laksana Stefan Arman, SR2 XHD Prime yang dijual ke pasar Bangladesh memiliki spek kurang lebih sama dengan unit yang dijual di Indonesia.

"Secara model desain eksterior dan interior, sekilas sama (dengan yang dijual di Indonesia)," kata Stefan kepada wartawan, di arena JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Meski terlihat sama, menurut Stefan ada sejumlah detail yang dibedakan sesuai permintaan. Yakni meliputi dimensi dan desain bodi. "Dari dimensi, di Indonesia bus tipe ini panjang sekitar 13 meter kalau di Bangladesh bisa sampai Rp 13,5 meter, sesuai request mereka," lanjutnya.



Perbedaan lain ada di sektor bodi, di mana bus Laksana yang diekspor ke Bangladesh tidak terdapat pintu di bagian belakang atau bagian tengah. Jadi pintunya hanya ada di bagian depan.

Sementara untuk sasis dan engine menggunakan buatan Swedia (Scania). Artinya, bus ini bakal pakai Scania dengan kode K360iB, yang diklaim punya tenaga maksimal 360 dk di 1.900 rpm dan torsi 1.750 Nm di 1.350 rpm.

Lantas berapa harga bus Laksana SR2 XHD Prime setelah masuk pasar Bangladesh? "Harga ekspor nya Rp 2,5 miliar," pungkas Stefan. Selain bus tipe high decker, CV Laksana juga bakal mengirim bus jenis double decker (bus tingkat) sebanyak 10 buah. (lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com