ADVERTISEMENT
Rabu, 30 Jan 2019 08:32 WIB

Gembar-gembor Kendaraan Listrik di RI, Apa Kabar Perpresnya?

Ruly Kurniawan - detikOto
Mobil listrik. Foto: Rifkianto Nugroho Mobil listrik. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Indonesia tampak ngebet untuk perlahan segera mengimplementasikan kendaraan listrik. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan sempat mengatakan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) tentang peta jalan/roadmap kendaraan listrik nasional harap dipercepat dan segera diterbitkan.

Pertanyaannya, apa kabar Perpres kendaraan listrik kini? Perlu diketahui, awalnya perpres direncanakan untuk terbit sebelum akhir tahun 2018. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sendiri mengatakan bahwa draft perpres program percepatan kendaraan bermotor listrik untuk transportasi jalan sudah rampung dan diserahkan ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman pada 15 Oktober 2018 lalu.


Namun karena banyak hal yang disusun seperti mengkoordinasikan terkait insentif dan perpajakan, perpres menjadi cukup alot.

Pada awal 2019, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut sudah menetapkan kisi-kisi insentif untuk kendaraan listrik. Mulai dari bea masuk hingga insentif non-fiskal lainnya. Kini, perpres tinggal hanya menunggu teken saja.

Namun untuk kepastian hal itu, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika enggan berikan komentar.


"Bolanya sudah di Kemenko Maritim. Kita ikut saja, masukkan juga sudah kita berikan. Kita sudah lakukan review dan juga menyampaikan pendapat (dari Kemenperin)," katanya di sela-sela seminar otomotif Indonesia-Jepang di Gedung Kemenperin, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Pendapat yang diberikan pihak Kemenperin antara lain terkait insentif untuk mendorong kendaraan listrik di Indonesia. "Kita banyak memberikan masukkan tentang bagaimana memberikan insentif dan kemudahan untuk mendorong kendaraan listrik," ucap Putu.

Di lain kesempatan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkapkan bahwa Perpres kendaraan listrik sudah di depan mata. Bahkan disebutkan, dalam hitungan hari akan disahkan.


"Update terakhir terkait penyusunan peraturan kendaraan listrik, sebentar lagi akan difinalkan dengan adanya insentif kalau kita membangun industri mobil listrik di Indonesia, dengan harapan bahwa harga mobil listriknya akan bisa terjangkau atau paling tidak bisa bersaing dengan kendaraan konvensional," katanya, sebagaimana dikutip dari situs ESDM.

"Sudah masuk tahap finalisasi," lanjut Jonan.

Akankah perpres kendaraan listrik di Indonesia bakal dirilis pada bulan Februari 2019 mendatang? Kita nantikan saja ya, Otolovers. (ruk/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com