Selasa, 22 Jan 2019 15:04 WIB

Ramai Truk 'Goyang', Jangan Ditiru!

M Luthfi Andika - detikOto
Ilustrasi truk goyang di Pantura Foto: M.Rofiq Ilustrasi truk goyang di Pantura Foto: M.Rofiq
Jakarta - Fenomena truk 'goyang' menjadi bahan perbincangan menarik saat ini. Karena truk goyang ini sempat disukai anak-anak yang melihatnya, meski perilaku berkendara ini juga sangat berbahaya dan memakan korban.

Bagaimana pabrikan truk menanggapinya ya? Dari beberapa pabrikan yang dihubungi detikOto, semuanya menyatakan hal itu tidak boleh dilakukan karena sangat berbahaya.



Seperti yang disampaikan Head of Marketing Communication IAMI, Puti Annisa Moeloek, kepada detikOto.

"Oke itu memang fenomena yang lagi viral di kalangan sopir truk. Namanya truk goyang, tujuannya untuk hiburan semata. Tapi kami dari Agen Pemegang Merek (APM) Isuzu, menyarankan untuk mendahulukan keamanan di jalan. Baik untuk kepentingan si sopir maupun pengguna jalan lainnya," kata Puti Annisa.

Bahkan sebagai bentuk nyata dari Isuzu, Puti Annisa menjelaskan Isuzu kerap selalu memberikan edukasi kepada para sopir truk untuk berkendara dengan baik dan benar.



"Edukasi khusus untuk kejadian ini jelas tidak ada. Akan tetapi kami Isuzu senantiasa memberikan training berkala untuk sopir customer kami, baik dalam cara penggunaan kendaraan yang baik dan benar yang mengutamakan keamanan dan bagaimana perawatannya," tambah Puti.

Begitu juga seperti yang dikatakan Public Relation Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MTBC), Puja Hatigoran kepad detikOto.

"Tanggapan kami pastinya jangan ditiru ya cara nyetir seperti itu, bisa dilihat kan akibatnya, bisa jadi kecelakaan. Ingat keselamatan berkendara harus selalu diutamakan," kata Puja. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com