Rabu, 12 Des 2018 16:30 WIB

Dunia Belum Satu Suara soal Colokan Kendaraan Listrik

M Luthfi Andika - detikOto
SPLU Pertamina Foto: Ridwan Arifin SPLU Pertamina Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Dua BUMN sudah mulai membangun stasiun pengisian baterai kendaraan listrik. Namun hingga kini soal standar colokan listrik yang dipakai masih belum jelas.



Pemerintah Indonesia sepertinya harus bergegas untuk bisa menyeragamkan standar slot/terminal untuk pengisian tenaga listrik. Hal ini perlu dilakukan untuk bisa mempermudah konsumen yang menggunakan berbagai merek kendaraan melakukan pengisian tenaga listrik.

Tapi pada dasarnya, colokan kendaraan listrik ini masih berbeda-beda. "Kalau slot berbeda, di dunia juga masih berjuang memiliki standar yang sama," kata Manager Niaga dan Pelayanan pelanggan PLN, Leo Basuki kepada detikOto.



Dan menurut Leo, belum ada standar slot untuk pengisian tenaga listrik harusnya bukan jadi suatu permasalahan. Karena layaknya ponsel Android dan Apple semuanya memiliki pasar masing-masing. Meski besar kemungkinan di satu tempat, ada saja satu brand yang tidak ada pengisiannya.

"Seperti Android dan Apple yang memiliki segmen, standar, dan keunggulan masing-masing. Jadi saat ini tidak masalah," tambahnya. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed