Kamis, 29 Nov 2018 15:16 WIB

Akhirnya, Aturan Mobil Listrik Dibahas DPR

Danang Sugianto - detikOto
Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Foto: Ridwan Arifin Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Pemerintah akhirnya mulai menanggapi serius terkait kebijakan kendaraan ramah lingkungan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengadakan rapat untuk membahas kendaraan listrik.

DPR mengundang perwakilan pemerintah untuk menggelar rapat koordinasi membahas pengembangan industri kendaraan bermotor listrik nasional. Hadir dalam rapat ini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan perwakilan dari Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, serta Kementerian Riset, Teknologi dan pendidikan tinggi.



Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Dia menilai pembahasan ini penting dalam rangka pengurangan konsumsi BBM.

"Kita masih kurang antara produksi dan konsumsi BBM. Kekurangan ini harus ditutupi pemerintah dengan impor," ujarnya di Gedung Nusantara III, Kawasan DPR/MPR, Jakarta, Kamis (29/11/2018).



Pengembangan kendaraan bermotor listrik juga dipandang mampu mengurangi pencemaran udara yang selama ini banyak disebabkan oleh emisi yang dikeluarakan kendaraan berenergi fosil.

Pemerintah juga tengah mendorong transisi menuju kendaraan listrik untuk menekan emisi gas buang. Hal tersebut juga tercantum dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) di mana percepatan pemanfaatan listrik juga digunakan untuk moda transportasi kendaraan. (das/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed