Alasan PKS Hapus Pajak Motor dan Buat SIM Seumur Hidup

M Luthfi Andika - detikOto
Kamis, 29 Nov 2018 12:09 WIB
Wajib pajak membayar pajak di Samsat Ciputat Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Janji politik Partai Keadilan Sejahtera untuk pemilihan umum 2019, terbilang kontroversial. Bayangkan saja PKS ingin menghapus pajak motor dan menjadikan masa SIM (Surat Izin Mengemudi) jadi seumur hidup seperti KTP.

Dalam Ddskusi Publik Kontroversial Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup, yang digelar di Gedung PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Rabu (28/11/2018) malam pun dijelaskan apa yang menjadi alasan PKS memilih program tersebut.



"Pemilu itu adu gagasan atau ide. Dan ini menjadi tantangan kita untuk menguji. Diskusi publik dengan tema penghapusan pajak sepeda motor dan pemberlakuan sim seumur hidup. Ini janji pemilu Partai Keadilan Sosial (PKS), dan ini ada pro dan kontra," ujar juru bicara PKS, Pipin Sopian, di Jakarta.

Pipin menjelaskan, 2 program PKS ini merupakan hasil dari aspirasi masyarakat. "Yang kami hapuskan pajak roda dua ke depan atau yang menunggak," kata Pipin.



"Untuk pemberlakuan SIM itu untuk semua jenis SIM, A, B, C, dan SIM D. Ini janji yang ingin dimasukkan undang-undang agar bisa nasional, bukan hanya di Jakarta," tambahnya.

Pipin menjelaskan apa yang menjadi tujuan dari program PKS ini. "Tujuannya, pertama ingin meringankan beban masyarakat, kami melihat harga (semua harga barang-Red) yang semakin berat. BBM yang naik, yang ternyata rasanya kita seperti dipaksa saat mengisi BBM di SPBU," katanya.

"Kedua, kita ingin memberikan keadilan. Saat ini banyak kebijakan yang menguntungkan orang lain atau orang kaya saja. Seperti tax amnesty, ingin menghaouskan pajak kapal pesiar, dan lain-lain," tambahnya. (lth/ddn)