Sabtu, 17 Nov 2018 16:44 WIB

Jawaban Kemenperin Soal Insentif untuk Industri Aftermarket

Luthfi Anshori - detikOto
Modifikasi Foto: Pradita Utama Modifikasi Foto: Pradita Utama
Jakarta - Kemenperin pastikan akan terus mendukung semua industri yang berkembang di Indonesia, termasuk aftermarket atau part modifikasi. Bahkan Kementerian Perindustrian berharap industri aftermarket bisa terus berkembang di Indonesia, dan bisa menjadi salah satu pondasi ekspor dari Indonesia.

Lalu siapkah Kemenperin beri isentif agar industri aftermarket atau part modifikasi bisa terus tumbuh?



Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika pun memberikan komentarnya perihal tersebut, di ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2018.

"ini kan, paling tidak kan ini mereka baru mulai yang pertama di IMX. Jadi kita harap industri tumbuh dalam negeri. Kalau dari investasi, tentunya kita dorong pemerintah akan memberi fasilitas selama aturannya bisa diikuti kayak tax holiday dan allowance ada aturannya," kata Putu.



Meski demikian, Putu pastikan, pemerintah akan dukung industri untuk meningkatkan ekspor di Indonesia.

"Kalau ekspor sudah jelas pemerintah akan dorong untuk ekspor. Untuk otomotif sendiri sudah masuk ke making Indonesia 4.0, pemerintah tentunya akan mendorong indsutri ini lebih tumbuh lagi. Hanya memang kita harapkan bukan hanya komponen dan parts untuk fashion, tapi lebih kepada fungsi juga," tambah Putu.



Putu juga mengatakan langkah untuk bisa mendukung industri aftermarket diharapkan agar bisa mendukung program LCEV yang akan diberlakukan di Indonesia.

"Karena kan kita punya program LCEV. Jadi mereka bisa menciptakan kendaraan-kendaraan yang inovatif dan ramah lingkungan. Itu juga dari sisi fungsi, kita harap dari situ inovasi terus tumbuh dan akan memberikan kompetitif dari produk lokal," ujar Putu. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed