Rabu, 14 Nov 2018 12:49 WIB

Cara Perusahaan Pembiayaan Hadapi Kredit Macet Ulah Konsumen

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi Foto: Luthfi Anshori Ilustrasi Foto: Luthfi Anshori
Jakarta - Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk melakukan pembelian kendaraan bermotor adalah melalui Perusahaan Pembiayaan. Melalui perusahaan tersebut nasabah akan dibantu untuk melakukan kredit dan melunasi biaya pembelian sepeda motor dari diler.



Meskipun demikian masih banyak nasabah yang mengalami kendala dalam pelunasan kredit karena berbagai masalah yang dialami. Kredit macet atau gagal melunasi sisa cicilan akan menyebabkan kerugian bagi perusaahan pembiayaan.

Salah satu Perusahaan pembiayaan yang sudah lama berdiri di Indonesia, Adira Finance memiliki strategi sendiri meghadapai beberapa nasabah mereka yang mengalami kredit macet.

"Nasabah kita kan banyak sampai 3 juta orang, jadi tidak mungkin diidentifikasi satu-satu. Kita bikin sistem cara kerja dan teknologi yang memperlakukan setiap orang sesuai standar kita," ujar Chief of Financial Officer Adira Finance, I Dewa Made Susila.



Dalam prosesnya, menanggapi masalah kredit macet Adira Finance akan memberikan pemberitahuan kepada nasabah sebelum jatuh tempo hingga akses pembayaran di tempat.

"Prosesnya sudah ada, diingatkan sebelum jatuh tempo dan diberikan akses membayar ditempat. Banyaklah resolusi karena intinya kita ingin berbisnis lama." tambah Dewa.

Dalam membeli kendaraan tentu ada pertimbangan yang harus dihitung begitu juga dengan perusahaan pembiayaan yang akan memberikan kredit kepada calon pembeli. Salah satu pertimbangan yang harus dilihat oleh perusahaan pembiayaan adalah kemampuan membayar dari calon pembeli.

"Jadi memberikan kredit bukan hanya DP saja yang penting. Kemampuan membayar jauh lebih penting." Pungkas Dewa




Cara Perusahaan Pembiayaan Hadapi Kredit Macet Ulah Konsumen


(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com