Selasa, 13 Nov 2018 14:30 WIB

Beli Kendaraan dengan DP 0 Persen Tak Berlaku untuk Semua Orang

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi pameran IMOS. Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi pameran IMOS. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - DP 0 persen untuk pembelian kendaraan sudah mulai diberlakukan. Meskipun demikian aturan ini sifatnya tidaklah wajib untuk perusahaan pembiayaan.

"DP 0 persen kita bisa lakukan itu tapi diserahkan ke kebijakan masing-masing perusahaan ikut atau tidaknya," ujar Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli saat ditemui detikOto di acara ulang tahun ke-28 Adira Finance, Jakarta (13/11/2018).

Hafid mengatakan hanya beberapa nasabah yang bisa menggunakan DP 0 persen sesuai dengan syarat dan risikonya. "Mungkin ada customer tertentu milik perusahaan yang bagus bisa melakukan kredit kendaraan dengan DP 0 persen."



Langkah Adira Finance memilih nasabah tertentu untuk mendapatkan DP 0 persen ada benarnya jika mengikuti pendapat ahli Ekonom INDEF, Bhima Yudhistira Adhinegara. Dilansir dari detikFinance, Bhima menjelaskan dalam setiap kebijakan memiliki dampak negatif dan positif. Negatifnya kredit macet atau non performing financing (NPF) bisa membengkak di tahun depan. Ini akan terjadi jika perusahaan pembiayaan tidak selektif.

Sedangkan untuk kredit perorangan dengan DP 0 persen Adira Finance belum berani memfasilitasinya karena beresiko besar. "Kalau untuk perorangan mungkin akan beresiko sekali," tambah Hafid.

Untuk beberapa perusahaan yang bergerak di bidang transportasi saat ini sudah dapat menggunakan Dp 0 persen jika sudah memenuhi segala indikator dari perusahaan pembiayaan tertentu. "Kebanyakan perusahaan besar bisa DP 0 persen untuk fleet contohnya," pungkas Hafid.



Adira Finance Kelola Aset Hingga 48 Triliun di Usia 28 Tahun

Pada hari ini perusahaan pembiayaan di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk merayakan hari ulang tahunnya ke-28. Memasuki usia tersebut Adira terus maju dan berkembang hingga saat ini.

"Sejak berdiri tahun 1990, kami berkomitmen untuk terus berinovasi memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia demi tumbuh dan berkembang bersama ekosistem dalam usaha mensejahterakan masyarakat Indonesia melalui beragam produk jasa pembiayaan," ujar Hafid.

Menjadi salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia hingga tahun 2018 ini di usianya yang ke-28, Adira sudah mengelola aset lebih dari 48 triliun rupiah. Hafid menambahkan selain mengelola aset yang besar Adira Finance juga saat ini mempekerjakan 22 ribu karyawan dengan jumlah kustomer mencapai angka 3 juta.

Memperingati ulang tahunnya ke-28 Adira Finance mempersembahkan program CSR Sahabat Lokal untuk membantu menggali dan mempromosikan potensi pariwisata dan budaya di Indonesia. Pada pertengahan tahun 2018 tepatnya di bulan Mei hingga September, Adira Finance menggelar kompetisi foto dan video Sahabat Lokal dengan tema Pengalaman Lokal. (rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed