Sabtu, 29 Sep 2018 08:19 WIB

Masih Gratis, Tarif Tol Desari Rp 8.700?

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Ridwan Arifin/detikOto Foto: Ridwan Arifin/detikOto
Jakarta - Tol Depok - Antasari (Desari) seksi I yang menghubungkan Antasari-Brigif sepanjang 5,8 kilometer sudah rampung dan baru saja diresmikan secara seremonial oleh Presiden Joko Widodo di Gerbang Utama Tol Cilandak, Kamis (27/09/2018).

Namun dari Jumat (28/9/2018) siang sampai malam, saat dicoba dari arah Antasari, jalan menuju gerbang tol masih diblokir dengan pembatas jalan. Rencananya jalan tol baru bisa dicicipi masyarakat pada 29 Desember pukul 00.00 WIB bersamaan dengan proses integrasi dengan JORR.

Hingga sepekan ke depan sejak publik diperbolehkan melintas akan dibuka tanpa tarif alias gratis. Sempat beredar kabar jika tarif yang dikenakan pada Tol Desari maksimal Rp 1.500 per kilometer.


Apabila hal itu benar terjadi maka diperkirakan setiap pengguna yang melintas pada Tol Desari maka harus merogoh kocek Rp 8.700.

Menanggapi hal itu PT Citra Wasphutowa masih terus menunggu keputusan Menteri Pekerjaan dan Perumahan Umum Rakyat (PUPR) perihal tarif yang akan dipatok.

"Kami belum mendapat penetapan tarif itu, karena penetapan itu kan adanya kan di Kementerian PUPR," ucap Project Manager PT Citra Waspphutowa Dionisius Widijanto saat ditemui .



"Sifatnya kalau penetapan tarif itu kan dari melalui suatu proses dari sebuah usulan lalu di PUPR dilakukan pembahasan dari berbagai sisi, mereka akan mengolah hasil-hasilnya dan menerbitkan dalam sebuah keputusan di tingkat menteri," jelasnya.

Dionisius menjelaskan akan melalui masa sosialisasi terlebih dahulu dibuka tanpa tarif dengan minimum waktu seminggu.

Apabila terdapat transaksi di Gerbang Cilandak Utama, Dionisius mengatakan, transaksi itu untuk membayar Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang terintegrasi dengan Tol Desari.



(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed