Jumat, 24 Agu 2018 18:07 WIB

Mengenal Emisi yang Dikeluarkan Kendaraan

M Luthfi Andika - detikOto
Ilustrasi emisi Foto: Ari Saputra
Jakarta - Mungkin Otolovers sudah tidak asing lagi mendengar kata-kata emisi gas buang, dan banyak dari pengendara hanya mengetahui bahwa gas buang itu hanya berbahaya buat lingkungan. Tapi Otolovers tahu tidak emisi apa saja yang dihasilkan kendaraan?



Menurut Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Dirjen PPKL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Karliansyah, menjelaskan semua tertuang dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2012.

Emisi gas buang yang dihasilkan di antaranya HC (Hidrokarbon), CO (Karbon Monosikda), CO2 (Karbon Dioksida ), O2 (Oksigen) dan senyawa NOx (Nitrogen Oksida).

Jika dilihat dari wikipedia emisi gas HC (Hidrokarbon) adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur atom karbon (C) dan atom Hidrogen (H). Seluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atom-atom hidrogen yang berikatan dengan rantai tersebut.

Selanjutnya emisi gas buang selanjutnya adalah CO (Karbon Monosikda). Karbon monoksida dihasilkan dari pembakaran tak sempurna dari senyawa karbon, sering terjadi pada mesin pembakaran dalam. Karbon monoksida terbentuk apabila terdapat kekurangan oksigen dalam proses pembakaran karbon monoksida mudah terbakar dan menghasilkan lidah api berwarna biru, menghasilkan karbon dioksida. Walaupun ia bersifat racun, CO memainkan peran yang penting dalam teknologi modern, yakni merupakan prekursor banyak senyawa karbon.



Emisi gas buang selanjutnya ialah CO2 (Karbon Dioksida). Karbon dioksida adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau. Ketika dihirup pada konsentrasi yang lebih tinggi dari konsentrasi karbon dioksida di atmosfer, ia akan terasa asam di mulut dan menyengat di hidung dan tenggorokan. Efek ini disebabkan oleh pelarutan gas di membran mukosa dan saliva, membentuk larutan asam karbonat yang lemah.

Senyawa NOx (Nitrogen Oksida), sebuah sebutan umum untuk mono-nitrogen oksida NO dan NO2 (Nitsrogen Monoksida dan Nitrogen Dioksida). Gas ini dihasilkan dari reaksi antara Nitrogen dan Oksigen di udara saat pembakaran, terutama pada suhu tinggi.

Di tempat-tempat dengan kepadatan lalu lintas yang tinggi, seperti di kota-kota besar, jumlah nitrogen oksida yang dilepaskan ke udara sebagai polusi udara dapat meningkat signifikan. Gas NOx terbentuk di semua tempat yang terdapat pembakaran - contohnya dalam mesin. Dalam Kimia atmosfer, sebutan NOx artinya adalah total konsentrasi dari NO and NO2. NOx bereaksi membentuk asbut dan hujan asam. NOx juga merupakan senyawa utama pembentuk ozon troposfer. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com