Meski demikian, bukan berarti pabrikan otomotif tidak berperan. Karena di saat para petugas kepolisian menangkap sindikat ini, para pabrikan otomotif diikutsertakan untuk membuktikan apakah spare part ini palsu atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya kita (Yamaha-Red) sering menemukan spare part palsu. Kalau pihak polisi menemukannya, kita sering dilibatkan oleh polisi (untuk melakukan investigasi-Red)," ujar Abidin.
Abidin menambahkan, seharusnya para pemalsu ini tidak menggunakan brand tertentu. Jika hal ini dilakukan sudah pasti ini tidak melanggar hukum.
Hmm, Otolovers harus lebih hati-hati dalam memilih spare part kendaraan ya. Jangan sampai tertipu menggunakan spare part palsu ya. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM