Minggu, 10 Jun 2018 15:14 WIB

Polisi Pasang Spanduk Lucu dan Baperan agar Pemudik Hati-hati

Ag - detikOto
Foto: dok Polantas Aceh Besar Foto: dok Polantas Aceh Besar
Agus Setyadi - Beragam cara dilakukan polisi lalu lintas untuk mengimbau pemudik agar berhati-hati. Di Aceh Besar, polisi memasang spanduk berisi kata-kata lucu dan baperan di sepanjang jalur mudik. Seperti apa?

Spanduk-spanduk lucu yang didesain menggunakan gambar dan tulisan ini dipasang di wilayah timur dan barat Aceh Besar, Aceh. Untuk mudik tahun ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Besar membuat sekitar 50 spanduk. Lokasi pemasangannya pun di tempat-tempat rawan kecelakaan.

Isi dalam spanduk tersebut memang bisa bikin pengendara senyam-senyum dan baperan. Di antaranya bertuliskan "Sederhana saja kamu selalu mematuhi peraturan lalu lintas sudah membuat aku nyaman." Selain itu, "kami generasi pelopor keselamatan berlalu lintas bukan generasi tik-tok".

Ada juga spanduk yang bertuliskan "aku gak minta iPhone X. Kamu gunakan helm itu sudah cukup bagiku." Selain itu, Polantas Aceh Besar juga membuat kreasi baru dengan mengingatkan lewat pantun. Contohnya, "pergi belanja ke pasar baru paling enak beli sarung. Kalau mudik jangan buru-buru yang penting sampai ke kampung."

"Spanduk imbauan merupakan salah satu media edukasi yang cukup efektif, kalau dibaca berulang-ulang akan menjadi pola pikir atau mindset sehingga diharapkan akan menjadi perilaku sehari-hari," kata Kasat Lantas Polres Aceh Besar AKP Vifa Fibriana Sari kepada detikcom, Sabtu (9/6/2018).



"Tujuan utama pasti untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Aceh Besar khususnya selama mudik lebaran ini," jelas Vifa.

Menurutnya, di Aceh Besar ada empat titik yang rawan terhadap kecelakaan lalu lintas. Di antaranya yaitu KM 56-58 di Desa Lamtamot Kecamatan Lembah Seulawah, KM 24-26 di Desa Sinyeu sampai Desa Sihom di Kecamatan Indrapuri, KM 25-26 Desa Lamseunia, Kecamatan Leupung dan KM 30 Desa Kemreu Kecamatan Kuta Cot Glie.



Penyebab rawan kecelakaan di kawasan ini di antaranya disebabkan tikungan tajam, hewan ternak, kurang rambu-rambu peringatan, dan ada juga jalan berlubang. Pada salah satu spanduk yang dipasang Satlantas Aceh Besar, bertuliskan "di sini sudah ada 30 orang meninggal dunia, kamu jadi ke-31?"

"Jadi spanduk ini kita pasang di sepanjang jalur lintas timur dan barat," ungkap Vifa. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed