Kamis, 17 Mei 2018 07:05 WIB

Banyak Warga Malaysia Tak Bayar Pajak Kendaraan

Dina Rayanti - detikOto
Ilustrasi pajak kendaaran. Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance Ilustrasi pajak kendaaran. Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Kuala Lumpur - Permasalahan penunggakan pajak kendaraan sudah lumrah terjadi di Indonesia. Terkadang masih ada warga Tanah Air yang lupa atau memang sengaja belum membayar pajak kendaraannya.

Rupanya permasalahan tersebut bukan terjadi di Indonesia saja. Negara tetangga Malaysia pun mengalaminya.

Di Negeri Jiran Malaysia ada sekitar 28 juta kendaraan yang berkeliaran di sana. Namun tidak semuanya legal.


Berdasarkan laporan dari Bernama, Kamis (17/5/2018), Departemen Transportasi Malaysia menyebut dari 28 juta kendaraan, kurang dari 70 persen yang legal alias bayar pajak.

Deputy Director General of Planning and Operations Datuk Wan Ahmad Uzir Wan Sulaiman menyebut, hanya sekitar 19 juta kendaraan yang terdaftar aktif diperbarui pajak serta asuransinya setiap tahun.

"Sisanya tak pernah membayarkan pajak jalan serta asuransi," ungkap dia.


Ia menambahkan pihaknya telah melakukan berbagai usaha agar para pemillik kendaraan lebih sadar pajak. Maret lalu misalnya, para pemilik kendaraan ini diberikan keringanan agar tidak lagi menunggak pajak.

Mereka yang tunggakannya mencapai tiga tahun tak perlu membayar denda, melainkan bisa membayar tunggakannya lewat proses normal seperti biasa. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed